Kementerian Desa dan PDT Launching Program Gerakan Menanam Anti Rugi (Gemar), Staff Khusus Menteri Desa: Penyelarasan Konsep Besar Ketahanan Pangan

PENJURU.ID | Blora – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) baru saja melaunching program Gerakan Menanam Anti Rugi (Gemar) di Desa Pelem Kecamatan Jati Kabupaten Blora. 24/07/25

Penyambutan Rombongan Menteri Desa dan PDT bersama stakeholder setempat dan Warga Sekitar Desa Pelem

Dalam kegiatan ini langsung dilaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU serta Perjanjian Kerjasama (PKS) antara keduanya melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa (Dirjen PEID Kemendes).

Program yang berorientasi pada penambahan nilai ekonomi masyarakat disektor pertanian di setiap desa yang ada diseluruh Indonesia.

Pada saat ditemui dilokasi acara, Yahdil Abdi Harahap selaku Staff Khusus Menteri Desa turut hadir dalam kegiatan tersebut dan ia pun mengapresiasi atas launchingnya program tersebut.

Foto Bersama Staff Khusus Menteri Desa dan PDT Yahdil Andi Harahap bersama Panitia Acara dari PT. Antam

“Kami pastinya sangat mengapresiasi atas launchingnya program tersebut, karena program tersebut adalah salah satu program andalan Menteri Desa untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat” ujar mantan anggota DPR RI periode 2019-2024 lalu.

Mantan Ketua Umum BM PAN Periode 2000-2003 ini pun menyampaikan bahwa program Gemar ini adalah hasil kolaborasi Kementerian Desa PDT dan PT. Antam (Agro Nusantara Tani Milenial) dengan penyelarasan pada konsep besar pemerintah pupu

“Program ini adalah program hasil kolaborasi antara Kementerian Desa dengan PT. Antam yang diselaraskan dengan konsep besar pemerintah pusat yaitu Ketahanan Pangan”. pungkas Yahdil dalam wawancaranya.

Menteri dan Wakil Menteri Desa PDT Foto bersama saat Proses Tanam Benih Jagung

Kegiatan ini juga tidak hanya dihadiri oleh Menteri Desa, namun dihadiri pula oleh Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Wakil Menteri Desa, Staff Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Desa, Dirjen PEID Kemendes, Direktur Pengembangan Produk Unggulan (PPU), Gubernur Jateng, Dinas PMD Jateng, Dirut PT. Antam, para stakeholder yang ada di Kabupaten Blora seperti Bupati, Dinas PMD Blora, Camat Kecamatan Jati, dan beberapa Kepala Desa setempat.

Pos terkait