PENJURU.ID | Tangerang, Banten –
Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Aceh Tangerang Raya (ATRA) sedang menata diri agar dapat bersanding dengan mitra kerja dan bisnis supaya kesejahteraan dan ekonomi anggota terwujud.
“ATRA harus punya jati diri dan mencirikan organisasi modern yang menselaraskan cita-cita dari visi misi ATRA yang ada di wilayah Tangerang Raya Provinsi Banten”, ucap Samsul Edy yang dipercaya posisi Ketua Bidang (Kabid) Pengembangan Kompetensi dan Peningkatan Sumber Daya Profesi Anggota.
“Demi kemandirian ATRA, saya mengajak semua anggota untuk ikut mendukung program kerja ATRA yang terbaik buat langkah kedepannya supaya bisa sejahtera semua, Aamiin”, tegas Samsul Edy, seorang Manajer penting di suatu perusahaan jasa security (pengamanan) di Jabodetabek itu.
Berharap pada Musyawarah Kerja (Muker) perdana yang diselenggarakan di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada 28 November mendatang akan menghasilkan program-program yang memperhatikan lebih banyak bagi kesejahteraan bagi anggota, tutup Samsul Edy.
Dikesempatan sebelumnya, Wakil Sekretaris Jenderal ATRA Muhiddin S.H, menyampaikan warga ATRA tetap memelihara kekompakan supaya semua program kerja strategis ATRA dapat tercapai dengan maksimal.
“InsyaAllah, atas kekompakan anggota ATRA semua program kerja yang dihasilkan akan bisa kita capai demi kemandirian organisasi”, sebut Muhiddin S.H., yang bergerak di bisnis Alat Kesehatan (Alkes) dan Farmasi serta Asuransi Kesehatan.
Senada dengan anggota ATRA lainnya, Ketua Bidang Hukum dan Advokasi Teuku Muhammad Luqmanul Hakim S.E., S.H., M.H., menambahkan dengan semangat visi dan misi ATRA menjadikan warga Aceh dan keturunannya yang berada di wilayah Tangerang Raya dapat bersilaturahmi sesama warga asal Aceh di perantauan serta mendapatkan manfaat keberadaannya di Ormas ATRA.
“Perbedaan daerah asal kampung di Provinsi Aceh tidak jadi permasalahan di Ormas ATRA, asalkan sudah berkediaman tetap di wilayah Tangerang Raya, aturan persyaratan sesuai amanat AD dan ART ATRA serta menyatakan dirinya berada sebagai warga ATRA yang mampu berkomunikasi dengan baik antar sesama saudaranya dari seluruh wilayah di Aceh”, tegas Advokat Teuku Muhammad Luqmanul Hakim S.E., S.H., M.H., kepada media pada akhir pekan ini. (Red. Fiyan)




