Katanya Belum Sempat di Obati Dukun, Suami Istri Meninggal Dunia, Dukun Kini di Aniaya dan Rumahnya di Rusak Warga di Jeneponto

PENJURU. ID | Jeneponto – Per. Ente Binti Dg Cora (35) sosok IRT bertempat tinggal di BTN Romanga, Kelurahan Balang diketahui adalah seorang dukun (Bisa Obati Orang) dan kini menjadi korban penganiayaan.

Bersama sang anak, Per. Ente kini terbaring dirumah sakit akibat diduga dianiaya oleh sekelompok orang (massa) lantaran diduga keluarganya meninggal usai berobat dirumahnya di Btn. Romanga Kelurahan Balang Kecamatan Binamu Kabupaten Jeneponto.

Kasat Reskrim Polres Jeneponto, Iptu Nasaruddin, SH menjelaskan kronologis pengrusakan rumah hingga berujung penganiayaan di BTN Romanga terjadi, Senin (16/05/2022) Sekitar Pukul 07.00 Wita.

“Sebelumnya korban per. Ente itu diketahui mampu mengobati orang (dukun), sehari sebelum kejadian pengrusakan rumah, datang seorang lelaki rencana mau berobat, namun belum masuk pintu rumah Per. Ente, lelaki tersebut tiba-tiba muntah darah hingga meninggal dunia. “jelas Iptu Nasaruddin

Sabtu 14 Mei 2020 sekitar pukul. 19.34 wita. Diketahui Lel. Samani Bin Manggi (58) Alamat Karampangpa’ja Desa Borongtala Kecamatan Tamalatea dibonceng anaknya dengan maksud berobat di rumah Per. Ente (dukun) namun belum sempat diobati, Lel.Samani muntah darah hingga meninggal dunia.

Meninggal dirumah dukun Per. Ente saat ingin berobat, Senin 16 Mei sehari setelah kejadian itu, sang Istri Lel. Samani (Almarhum) juga ikut meninggal dunia di Puskesmas Pattontongan dengan keluhan sakit perut.

Berawal ingin berobat hingga suami istri meninggal dunia di rumah, Kasat Reskrim Polres Jeneponto mengungkapkan disitulah keluarga korban menganggap kedua keluarganya (Suami Istri) meninggal dunia disebabkan oleh dukun itu.

“Sehingga dengan spontan mereka mendatangi rumah dukun dan melakukan pengrusakan rumah dan penganiayaan oleh Per. Ente Binti Dg Cora (dukun) bersama anaknya Lel. Muh. Idil (20) merupakan tukang servis AC yang turut dianiyaya warga korban. ” ungkap Iptu Nasaruddin.

Akibat dianiaya, korban Per. Ente (dukun) bersama anaknya kini dirawat dirumah sakit umum Daerah lanto daeng pasewang jeneponto.

Pewarta: Mail

Pos terkait