PENJURU.ID | Internasional – Amerika Serikat menjadi Negara dengan kasus Covid-19 tertinggi dengan lebih dari 5 juta kasus. Kasus positif corona setidaknya mencapai 5.000.603 kasus dan 162.441 kasus kematian. Kedua angka tersebut merupakan yang tertinggi di dunia.
Menurut data John Hopkins University (JHU), angka kematian akibat Covid-19 di Amerika Serikat terus meningkat, setidaknya 1.000 kematian dilaporkan setiap hari. Hanya tercatat empat hari saja dimana Amerika Serikat tidak melaporkan angka kematian lebih dari 1.000 dalam sehari.
Sebagian besar warga tidak puas dengan penanganan krisis pandemi yang dilakukan oleh Presiden Trump. Amerika Serikat juga akan melaksanakan pemilu pada bulan November. Hal ini memiliki potensi Presiden Trump terguling dari jabatannya.
“Amerika Serikat baru saja melewati 5 juta infeksi COVID-19 yang dilaporkan,” ujar lawannya dari Partai Demokrat, Joe Biden.
“Itu adalah angka yang mengejutkan dan menghancurkan hati. Setiap kali jumlahnya meningkat, itu melambangkan kehidupan yang berubah, keluarga yang dilanda kecemasan, komunitas yang gelisah. Seharusnya tidak seburuk ini,” tambahnya.
Menanggapi Joe Biden, Trump kemudian menandatangi kebijakan eksekutif dimana Presiden Trump akan memperpanjang bantuan keuangan bagi rakyat AS yang terdampak pandemi, Sabtu (8/8).
“Kami sudah melakukannya, dan kami akan menyelamatkan pekerjaan Amerika, dan memberikan bantuan kepada pekerja Amerika,” ujar Presiden Trump pada konferensi pers di klub golf di Bedminster, New Jersey, Sabtu (8/8).
Warga Amerika Serikat yang terdampak pandemi meningkatkan angka pengangguran di negeri tersebut hingga mencapai dua digit. Bisnis-bisnis juga terganggu akibat ketentuan social distancing yang masih diberlakukan guna menekan penyebaran Covid-19.
(Nazla Aurelya)





