PENJURU.ID | Nasional – Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mencatat kasus aktif nasional per 31 Agustus 2021 telah mengalami penurunan sebesar 65,81 persen menjadi 196.281 kasus per 31 Agustus. Dibandingkan puncaknya kasus aktif yang terjadi pada 24 Juli 2021, kasus aktif Covid-19 di Tanah Air mencapai 574 ribu lebih kasus.
“Jadi dari puncak sudah bisa turun lebih dari setengahnya, sudah di angka 65%,” ujar ucap Ketua Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (1/9/2021).
Dewi mengatakan perkembangan ini menunjukkan perbaikan yang positif. Namun, ia mengakui angka kasus aktif Covid-19 Indonesia saat ini masih lebih tinggi dibanding sebelum terjadinya lonjakan kasus pada Juni 2021 yakni sebesar 101.325 kasus.
“Meskipun secara jumlah, ini masih di angka 196.281. Kita pernah lebih rendah dari ini. Jadi, kita masih tetap mengejar lagi jumlah kasus aktif agar terus turun,” jelasnya.
Dia menegaskan harus tetap menurunkan kasus aktif di bawah 100.000 kasus. “Jadi ini sebuah pencapaian tapi tetap harus kita pertahankan,” katanya.
Dewi mengatakan angka ini merupakan angka per 31 Agustus 2021, jumlah kasus aktif menunjukkan penurunan dari puncak di seluruh provinsi Jawa dan Bali.
“Penurunan tertinggi terjadi di DKI Jakarta sebesar 93,72 persen menjadi 7.107 kasus dari puncak kasus pada 16 Juli 2021 sebanyak 113.082 kasus.” tambahnya
Sebaliknya, penurunan kasus aktif Covid-19 yang paling rendah terjadi di Aceh, yakni sebesar 2,03 persen. Puncak jumlah kasus aktif di Aceh terjadi pada 28 Agustus 2021 sekitar 6.802 kasus.
Selain beberapa provinsi lainnya, Dewi juga mengingatkan untuk harus berhati-hati terutama daerah Kalimantan Utara, Papua, dan Sumatera Utara karena kasus aktifnya fluktuatif.




