Kapolres Probolinggo Kerahkan Tim Khusus Tangani kriminalitas tindak kejahatan

Kapolres Probolinggo

PENJURU.ID | Probolinggo – Aksi kejahatan jalanan di wilayah Kota Probolinggo menjadi perhatian serius dari jajaran polisi untuk mengungkap pelaku dan jaringannya. Terakhir adalah insiden remaja muneng di begal saat hendak menjemput ibunya yang bekerja di PT Eratex.

Kasus Curanmor ini menjadi atensi khusus AKBP Raden Muhammad Jauhari, Kapolres Probolinggo Kota yang bari Selain membentuk tim khusus, AKBP Raden Muhammad Jauhari, polisi kini menyisiri tempat seperti bengkel ataupun showroom kendaraan.

Hal itu diterangkanya kepada sejumlah awak media. Menurut Jauhari, pihaknya sudah membentuk tim dari jajaran Reskrim Polres Probolinggo Kota dan polsek jajaran untuk menyikapi persoalan kriminalitas tindak kejahatan. Polisi kini juga telah melakukan pemetaan untuk membongkar komplotan penjahat yang ada di wilayahnya, termasuk juga bengkel.

Menurutnya, untuk aksi tindak pencurian sepda motor, baik dengan cara mencuri ataupun cara paksa atau yang disebut begal, dilakukan upaya pengungkapan mulai dari hulu hingga hilir. Pihak Satreskrim juga akan menyasar sejumlah bengkel, dan juga tempat penjulan sepeda motor lainnya.

Kami akan periksa, sejumlah potensi yang ada. Selain tindakan preventif, petugas juga akan menyisir sejumlah tempat penjualan sepeda motor bekas, termasuk sejumlah bengkel. Mengingat bisa jadi barang hasil curian ditaruh di bengkel dan dirombak nomor mesin atau bahkan dibongkar dan dijual per-item,” tambahnya.

Pihaknya meminta dukungan dari masyarakat. Selain masyarakat bisa menjaga barang miliknya dengan baik. Seperti melakukan kunci ganda dan lainya. Termasuk memberikan informasi jika ada hal yang mencurigakan, termasuk jaringan pelaku. Sehingga dapat segera ditangani oleh petugas.

Selain itu juga, lanjut Jauhari, pihaknya juga akan memasang sejumlah spanduk atau imbauan mengenai wilayah yang dinilai rawan jambret atau pencurian sepeda motor.

Selain itu juga kami akan terus berkoordinasi dengan Polres dan Polsek lain (di luar wilayah Hukum Polresta), termasuk Polda mengenai hal tersebut. Kita doakan saja dalam waktu dekat semoga bisa terungkap,” ujar AKBP R.M Jauhari.

 

Pos terkait