Kapolres Jeneponto Ketuk Pintu Kesunyian Dua Lansia Sebatang Kara di Pallengu

PENJURU. ID | Jeneponto – Suasana haru menyelimuti dua rumah sederhana di Kelurahan Pallengu, Kecamatan Bangkala, ketika Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, datang mengetuk pintu mereka, Selasa (02/12/2025).

Di tengah masa senja yang penuh keterbatasan, dua lansia Ibu Basse (90) dan Ibu Daeng Bayang (70) mendapat perhatian hangat yang lama tak mereka rasakan.

Kunjungan itu bukan sekadar agenda dinas, melainkan panggilan nurani. Kapolres bersama Kasat Binmas, Kapolsek Bangkala, Tim Dokkes Polres Jeneponto, Bhabinkamtibmas, serta Kepala Kelurahan Pallengu mendatangi langsung rumah para lansia yang hidup dalam kesunyian dan keterbatasan.

Di Lingkungan Bokopanrang, langkah rombongan berhenti di depan rumah Ibu Basse, seorang nenek renta yang tinggal seorang diri di rumah yang hampir roboh.

Saat Kapolres memegang tangannya, Ibu Basse tak kuasa menahan haru. Dengan suara lirih, ia berusaha tersenyum sambil menyeka air matanya.

Kapolres dan tim menyerahkan bantuan sembako serta melakukan pemeriksaan kesehatan langsung di tempat.

“Kami ingin memastikan kondisi kesehatan Ibu Basse tetap terjaga,” ujar AKBP Widi Setiawan dengan nada tulus.

Rombongan kemudian bergerak menuju Lingkungan Pallengu, ke rumah Ibu Daeng Bayang yang juga hidup sebatang kara. Kondisi rumahnya tak kalah memprihatinkan.

Saat tim medis memeriksa kesehatannya, Ibu Daeng Bayang tampak berkali-kali menggenggam tangan petugas, seakan ingin bercerita banyak hal tentang kesendiriannya.

Bantuan kebutuhan pokok kembali diserahkan, disertai perhatian tulus yang membuat suasana sejenak berubah hangat.

Kapolres mengajak masyarakat untuk membuka mata dan hati melihat kondisi saudara-saudara mereka yang membutuhkan.

“Mari kita jaga semangat gotong royong. Perhatian kita kepada saudara yang membutuhkan, khususnya lansia yang hidup sendiri, semoga bisa memotivasi lebih banyak pihak untuk turut peduli,” ujarnya.

Kepala Kelurahan Pallengu, Fadli, tak kuasa menyembunyikan rasa terharunya atas kepedulian tersebut.

“Atas nama warga Pallengu, kami ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kunjungan dan perhatian Bapak Kapolres dan tim. Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara bagi warga kami yang hidup dalam keterbatasan,” ucapnya dengan suara bergetar.

Kunjungan ini bukan hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga menghadirkan kehangatan yang mungkin sudah lama hilang bagi kedua lansia tersebut.

Harapannya, kepedulian ini dapat menyalakan kembali semangat berbagi dan memperkuat nilai kemanusiaan di tengah masyarakat Jeneponto.

Pos terkait