Jembatan Bailey Jalur Wisata Madakaripura Selesai, Masyarakat Desa Negororejo Gelar Tasyakuran

Oplus_131072

PENJURU.ID | Probolinggo – Komandan Koramil (Danramil) 0820-09/Lumbang Kapten Inf Joni Indra ikut ambil bagian dalam pelaksanaan tasyakuran di lokasi percepatan pembangunan jembatan Bailey di Dusun Genting, Desa Negororejo, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo.

Danramil 0820-09/Lumbang Kapten Inf Joni Indra menyampaikan, kegiatan tasyakuran atau yang lebih dikenal dengan sebutan bari’an oleh masyarakat setempat merupakan sebuah acara adat dalam hal kearifan lokal untuk menghargai atau menghormati sejarah leluhur atau sesepuh secara spiritual.

“Momentum ini sebagai ucapan syukur atas selesainya pembangunan jembatan Bailey yang sudah bisa di lintasi R2 dan R4 dan sudah bisa untuk mobilitas dan aktivitas masyarakat,” kata Kapten Inf Joni Indra, Sabtu (9/5).

Danramil menambahkan, pengerjaan jembatan Bailey ini dilakukan secara intensif sebagai upaya percepatan pemulihan akses transportasi warga yang sebelumnya terputus akibat bencana longsor, Keberadaannya jembatan dinilai krusial untuk mendukung aktivitas ekonomi warga, distribusi hasil pertanian serta mobilitas masyarakat sehari-hari.

Rampungnya jembatan Bailey ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesulitan masyarakat pascabencana. Jembatan Bailey ini sangat dibutuhkan untuk membantu memulihkan kembali aktivitas warga agar dapat berjalan normal.

“Selain sebagai sarana transportasi, jembatan ini juga berperan strategis dalam mendukung kelancaran distribusi logistik, pelayanan kedaruratan serta percepatan pemulihan perekonomian masyarakat di wilayah terdampak,”ujarnya.

Sementara masyarakat Desa Negororejo Kecamatan Lumbang yang meminta identitasnya untuk tidak dipublikasikan menyambut kegiatan tasyukuran tersebut dengan penuh rasa lega dan harapan.”Dengan berfungsinya jembatan Bailey ini tentunya kami dapat menjalankan aktivitas secara lebih lancar seperti semula,”pungkasnya. (Pras)

Pos terkait