PENJURU. ID | Jeneponto – Dua hari menjelang lebaran idul Fitri 2024 dihebohkan peristiwa pencurian ternak kuda dengan modus dipotong ditempat lalu menyelundupkan dagingnya disalah satu rumah-rumah kebun milik warga Lingkungan Barandasi, Kelurahan Tamanroya, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu (08/04/2024).
Peristiwa tersebut dialami oleh H. Bakri Lahaji merupakan warga Lingkungan Barandasi terpaksa mengamankan dirinya ke Polsek Binamu usai menemukan adanya daging kuda di rumah-rumah kebun miliknya yang diduga dilakukan orang tidak dikenal OTK.
Kasi Humas Polres Jeneponto menerangkan awal kejadian diketahui sekitar pukul 03.00 Wita (dini hari), setelah dilakukan pencarian pada pukul 17.30 Wita korban mendapat informasi agar mencari kudanya di lingkungan Taba, Kelurahan Balang Beru, Kecamatan Binamu.

“Atas informasi itu, korban dan kerabatnya langsung mendatangi dan mencari tau kudanya di kebun milik warga Bonto Bonto dan tidak lama kemudian barang bukti jenis kuda tersebut di temukan di kebun milik Lel. Saripuddin Bin Haris dengan kondisi ternaknya sudah terpotong – potong tergantung di dalam rumah kebun tersebut.”terang AKP Bakri
Pada pukul 18.30 wita, pemilik rumah kebun Lel. Syaripuddin bin Haris mengamankan diri di Polsek Binamu, karena takut menjadi sasaran amukan massa dari pihak pemilik kuda tersebut.
Atas peristiwa tersebut personil polres jeneponto, Polsek binamu, dan Polsek Tamalatea mendatangi TKP guna melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti.
Beberapa saat kemudian, setelah dilakukan olah TKP, massa dari pemilik kuda yakni dari Lingkungan Barandasi, membakar rumah kebun tersebut termasuk isinya, yang di taksir kerugian diperkirakan Rp. 30.000.000 (tiga puluh juta rupiah) dengan rincian: 1 (satu) traktor merek Yanmar warna pink, 1 (satu) buah tandon penampungan air warna oranye, beberapa pipa Mesin air.
Selanjut kini pihak kepolisian melakukan penyelidikan atas peristiwa tersebut. (*)



