Disdik Kabupaten Mojokerto Adakan Diklat Pembelajaran Interaktif Melalui Papan Tulis Interaktif Digital

PENJURU.ID|Mojokerto – Adanya perkembangan teknlogi informasi yang semakin canggih, program pemerintah harus menyesuaikan dengan kemajuan teknologi, yaitu dengan menerapkan digitalisasi di setiap bidang kegiatan. Salah satu bidang yang menjadi sasaran penerapan digitalisasi adalah dunia pendidikan.

Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto yang mempunyai tanggung jawab terhadap kemajuan dunia pendidikan dasar yang ada di kabupaten Mojokerto, berupaya agar pendidikan di kabupaten Mojokerto tidak tertinggal dengan dimulainya era digitalisasi, memberikan bantuan peralatan dan sarana untuk penerapan digitalisasi pendidikan di sekolah berupa Papan Tulis Interaktif Digital, yaitu peralatan canggih berbentuk televisi berukuran 65 inch untuk pembelajaran interaktif dikelas.


Alat tersebut terintegrasi dengan wifi guna menjalankan aplikasi pembelajaran yang telah ada di alat tersebut, sehingga membuat suasana pembelajaran semakin menarik bagi siswa maupun guru, karena fitur-fitur yang ada dimodifikasi sedemikian rupa agar bisa desesuaikan dengan situasi dan kondisi pembelajaran di kelas.

Untuk mensosialisasikan penggunaan alat Papan Tulis Interaktif Digital dalam pembelajaran di kelas, mulai Selasa dan Rabu hari ini, bertempat di aula SMP Negeri Sooko 1, yang beralamat di Jln. Wijaya Kusuma No 77 Sooko, Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto mengadakan pendidikan dan pelatihan penggunaan papan tulis interaktif digital bagi para guru dan kepala sekolah penerima bantuan alat canggih tersebut.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mojokerto, Drs. Ardi Sepdianto, M.Si., menyampaikan karena keterbatasan anggaran pihaknya baru bisa memberikan bantuan perlatan canggih ini hanya kepada beberapa sekolah sebagai pilot projek.


“Kami berikan bantuan peralatan ini agar bisa digunakan dengan optimal dan efisien agar tercipta suasana pembelajaran di kelas lebih menyenangkan baik bagi siswa maupun guru. Kami akan evaluasi program digitalisasi pendidikan ini, kalau memang bagus dan positif kami akan anggarkan lagi untuk pengadaan alat seperti ini bagi sekolah-sekolah lain,” Ujar Ardi (Rabu, 11/01/2023)

Lebih lanjut Ardi Sepdianto menjelaskan, pihaknya berencana agar dunia pendidikan di Kabupaten Mojokerto terus bisa mengikuti perkembangan digitalisasi dengan teknologi, apalagi dalam pembelajaran di kelas, agar sekolah lain yang belum menerima alat ini bisa mendapatkan papan tulis digital ini, dengan menganggarkan pengadaan alat ini pada Perubahan Anggaran APBD.
“Kalau memang berdampak signifikan terhadap kemajuan pendidikan, kami anggarkan lagi di APBDP,” jelas Ardi.

Red. NANANG HARYANA

Pos terkait