PENJURU.ID | Probolinggo – Komandan Kodim (Dandim) 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono bersama sejumlah pejabat tingkat daerah, provinsi serta pusat turut serta dalam kegiatan Festival Magrove Jawa Timur Ke XI Tahun 2026. Bertempat di Bee Jay Bakau Resort Pelabuhan PPP Kota Probolinggo gelaran tersebut mengambil tema Mangrove lestari masyarakat sejahtera.
Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono menyampaikan kegiatan Festival Mangrove Jawa Timur ke-XI Tahun 2026 merupakan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian ekosistem mangrove sekaligus mendorong pengembangan potensi wisata pesisir di wilayah Jawa Timur khususnya wilayah Kota dan Kabupaten Probolinggo.
“Semoga dengan kehadiran sejumlah pejabat, baik tingkat daerah, provinsi serta pusat dalam Festival Mangrove Jawa Timur ke-XI memberikan dampak positif terhadap promosi pariwisata daerah dan perekonomian masyarakat sekitar serta Pelestarian hutan Magrove di Kota dan Kabupaten Probolinggo,” kata Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono, Rabu (4/11).
Sementara Walikota Probolinggo Aminuddin mengatakan, mewakili Pemerintah Kota Probolinggo pihaknya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dalam acara festival mangrove yang dilaksanakan hari ini. Kota Probolinggo memiliki ahan magrove sekitar 150 hektar, sekitar dari 46% lahan magrove di Jawa Timur.
“Pada kesempatan ini kami atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo berkomitmen untuk melestarikan magrove yang ada di Kota Probolinggo, Kami yakin dan percaya dengan kepercayaan Gubenur Jawa Timur Mangrove Kota Probolinggo akan mendunia,” ujarnya.
Sedangkan Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengungkapkan bahwa kehadiran Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta segenap rombongan merupakan tamu kehormatan kita bersama. Selama ini kami mempercayai bagaimana memprediksi masa depan itu adalah dengan mempersiapkan dengan menciptakannya salah satunya dengan tanam Mangrove.
Saya menggambarkan mangrove menjaga banyak kehidupan, dia bukan tanaman yang indah seperti mawar dan tidak pula wangi seperti mawar tapi setiap saat menjaga manusia. “Atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Kabupaten Probolinggo kami sangat mengapresiasi dan mendukung Kabupaten Probolinggo dan Kota Probolinggo untuk menjadi daerah pusat mangrove di Jawa Timur,” ungkapnya.
Lebih lanjut Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) Jenderal TNI Sriyanto menegaskan bahwa Jawa timur merupakan salah satu Benchmark kegiatan rehabilitasi mangrove di Indonesia. Kami sudah banyak belajar tentang kegiatan rehabilitasi mangrove, terima kasih dan apresiasi luar biasa dari kami untuk Gubernur dan jajara. Kalau begini kerjaan BPGMN di Jawa Timur sudah tuntas.
Semua landscape mangrove sudah petakan seluruhnya, nanti kita akan mulai kegiatan pemulihan dan salah satu prinsip yang diinginkan oleh bapak Presiden mengajarkan agar bisa sebagai garda terdepan dalam kegiatan perlindungan dan pemulihan gambut dan mangrove. “Jika diizinkan kami akan mengusulkan Festival Mangrove Nasional di Jawa Timur, Provinsi Jawa Timur sudah sangat layak jadi tuan rumah,” terangnya.
(Prasojo)





