PENJURU.ID | Kota Serang – PT Pertamina belum lama ini gelontorkan bantuan kompensasi kepada 779 Nelayan dan Pelaku usaha perikanan di Kota Serang Dinas Pertanian Kota Serang berupa bantuan langsung tunai masing-masing sejumlah Rp. 1,2 jutaan diketahui telah diterima yang dicairkan langsung ke rekening masing-masing penerima melalui Bank BNI 46 Serang belum lama ini.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kompensasi terhadap pelaku usaha perikanan kelautan Nelayan Dan Petani Budidaya Perikanan yang terdampak akibat tumpahnya minyak mentah milik PT Pertamina (Persero) di perairan laut Jawa sekira pada tahun 2019 lalu.
Bantuan yang semestinya dapat dinikmati sepenuhnya bagi pelaku usaha perikanan terdampak itu diduga masih saja dijadikan ajang bisnis mencari keuntungan dari celah bantuan tersebut, terlebih dalam kondisi situasi Pandemi Covid19 ini.
Seperti disampaikan salah satu masyarakat penerima, (Hari Sabtu, 21/11/2020). Bahwa setelah uang tersebut diambil, saat itu juga langsung dipinta oleh seorang koordinator kelompok (Ketua Nelayan) yang ditunjuk oleh Petugas Penyuluh Perikanan.
“Dijalukine satus ewuan, sing ngembil Didin Koordinatore Ketua Nelayan. Jereh Didin gonah ngerasani kabeh. Sing hadir iku ane wong sing dinas segale, Pak Encep geh ane ning kono,”ucapnya dengan menggunakan bahasa sehari-hari daerah (Jaseng-Jawa Serang).
Arti dalam bahasa indonesia:
“Diminta Rp. 100ribuan, yang memungut Didin selaku koordinator Ketua Nelayan. Menurut Didin agar supaya semua ikut merasakan, Pihak dinas pun juga hadir disana. Pak Encep pun ada disitu,”ucapnya.
Informasi lain yang diterima, soal verifikasi pun diduga masih adanya tebang pilih dalam menentukan penerima bantuan, hal itu diungkapkan salah seorang Nelayan dan menurutnya dapat dirasakan oleh semua warga terdampak. (SEN/AL)





