PENJURU.ID | Probolinggo – Rutan Kelas IIB Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur terus mendorong peningkatan keterampilan dan produktivitas warga binaan melalui program pembinaan kerja.
Salah satunya melalui kegiatan barbershop, di mana warga binaan yang terlibat mendapatkan premi sebagai bentuk apresiasi atas jasa yang telah diberikan. Jum’at (22/05).
Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa pemberian premi merupakan bentuk penghargaan atas kerja dan dedikasi warga binaan.
“Premi yang diberikan bukan hanya soal nominal, tetapi sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan keterampilan yang mereka kembangkan. Kami ingin warga binaan memiliki motivasi untuk terus belajar dan mempersiapkan diri agar mandiri setelah pulang nanti,” tutur Galih.
Kasubsie Pelayanan Tahanan, M. Yasin, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian seperti barbershop memiliki dampak positif terhadap mental dan kesiapan sosial warga binaan.
“Kegiatan ini melatih kedisiplinan, ketelitian, serta etika pelayanan. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal usaha atau pekerjaan ketika kembali ke masyarakat,” ujar M. Yasin.
Melalui keterampilan yang produktif dan pemberian premi sebagai apresiasi, warga binaan didorong untuk membangun rasa percaya diri serta semangat bekerja secara halal dan mandiri.
Diharapkan program pembinaan kemandirian seperti barbershop semakin berkembang, sehingga mampu mencetak warga binaan yang terampil, produktif, dan siap berkontribusi positif di tengah masyarakat. (Pras)





