Ada Paslon Walikota Tangsel 2020 – 2025 Bukan Sosok Contoh Yang Baik, Ini Faktanya

PENJURU.ID| Tangsel – Menjelang pemilihan kepala daerah serentak Desember 2020 mendatang, ternyata masih memiliki permasalahan tersendiri yang memancing timbulnya stigma-stigma di masyarakat kota Tangerang Selatan.

Tommy Hardianto selaku ketua umum Pemuda Pemerhati Tangsel mengkritisi beberapa hal terkait kontestan calon pemimpin kota Tangerang Selatan periode 2020 – 2025 melalui komunikasi daring bersama redaksi Senin, (10/8/2020) ini.

Tommy mengatakan bahwa, “calon pemimpin Tangsel yang saat ini maju bukanlah sosok yang tepat. Karena mereka tidak dapat memberikan contoh yang baik bagi masyarakat Tangerang Selatan”.

“Buktinya mereka masih pajang-pajang alat peraga kampanye di pohon dan tempat-tempat lain yang asri dan nyaman dilihat menjadi kotor dan kumuh sebab perilaku mereka”, sambungnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga telah menegaskan “terkait pemilihan kepala daerah serentak Desember 2020 ini, para kontestan wajib mengoptimalkan pemanfaatan kemajuan teknologi informasi”.

“Kapan akan terealisasi visi KPU Tangsel menjadi penyelenggara pemilu yang mandiri, profesional, dan berintegritas ?” Ujar sosok pemuda yang juga aktif dalam kegiatan sosial motor besarnya.

Tommy menjelaskan kembali bahwa “Ada aturan dalam UU RI nomor 32 Tahun 2009 sebagai perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang melarang pemasangan baliho dan banner pada pohon”.

Saya harap masyarakat Tangsel juga telah cerdas untuk tidak terjerumus euphoria drama para Paslon pemimpin Tangsel 2020 – 2025 mendatang. Dengan memilih pemimpin yang juga sebagai sosok contoh yang baik bagi masyarakat”. Tutupnya.

(TA/MA)

Pos terkait