PENJURU. ID | Bantaeng – Merasa risih dengan laporan Lembaga Swadaya Masyarakat, Oknum Camat di Kabupaten Bantaeng tantang Adu Jotos. Peristiwa ini terjadi pada, Jum’at (4 Maret 2022) didepan Kantor Pemda Bantaeng.
Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemuda LiRa, Yusdanar Hakim, bersama Rekan wartawan GlobalNews Biro Bantaeng, Abdul Maris menjelaskan kronologis saat dirinya bersama rekan-rekannya usai melakukan kunjungan di Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bantaeng.
“Sebelumnya kami ingin melakukan komfirmasi kepada Kadis Koprasi dan UMKM terkait kelangkaan minyak goreng yang membuat masyarakat resah, namun berhubung Pak Kadis tidak ada ditempat kami berbalik arak menuju kekantor Bupati Bantaeng. ” ungkap Yusdanar kepada awa media.
Sekitar pukul 10.44. wita. Usai memarkirkan kendaraannya, tanpa disengaja tiba-tiba, datang Pak Camat Inisial A bersama rekannya dari belakang sembari berjabat tangan sambil menegur mempertanyakan kasus yang dilaporkan oleh dirinya dan sempat dimediakan GlobalNews Indonesia.com edisi 19 Januari 2022 beberapa pekan lalu.
“Bagaimana itu terkait laporan ta dipolres,!? seharusnya sebagai Kontrol sosial kita komfirmasi dulu sebelum melaporkan karna ini bisa merusak citra saya dimata publik kalau tidak terbukti. ” kata sosok camat itu dengan nada emosi
Kalau itu kita tanyakan sebaiknya kita kepolres Bantaeng karna proses sudah berjalan, dan ini merupakan delik aduan.

“Kalaupun kita merasa dirugikan dengan adanya laporan saya baik lembaga atau person silahkan kita tempuh jalur hukum saya siap” timpal Yus Danar
Dari sinilah terjadi adu mulut dan saling menantang hingga muncul ajakan adu jotos, namun dalam situasi yang memanas, salah satu rekan pak camat bersama rekan wartawan merelai sehingga tidak ada kontak pisik saat itu.
Adanya sikap arogansi lebih dari preman hingga sampai mengajak adu jotos, Ketua LSM Pemuda LiRa Yusdanar Hakim sangat menyayangkan perilaku oknum camat di bantaeng inisial A.
Menurutnya sikap arogansi yang dipertontonkan oleh seorang pemimpin kecamatan (Camat) dimuka publik sangat tidak mencerminkan sosok seorang pemimpin.
“Sikap arogansi yang dipertontonkan dihadapan publik sangat tidak beretika, kami sebagai kontrol sosial merasa mau di intimidasi, bergaya preman untuk membungkam kebenaran” pungkasnya
Diketahui, Yusdanar Hakim bersama Rasyd Bin Mado (ahli waris) telah melayangkan laporannya terkait dugaan pemalsuan Surat hak atas tanah, ke Polres Bantaeng dengan bukti pelaporan: No/ TBL/23/1/2022. (Reed)





