Warga Sampu Ditemukan Hanyut Di Sungai Batanghari Dharmasraya

Ilustrasi Jenazah Mengambang

PENJURU.ID | Solok Selatan – Warga Jorong Pulai, Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, Kabupaten Dharmasraya, dihebohkan lantaran ditemukannya sosok mayat yang berjenis Laki-laki mengambang dialiran sungai Batanghari wiliyah setempat pada hari Kamis (26/11/20).

Eldison ST sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat menjelaskan bahwa dugaan penemuan mayat tersebut merupakan salah satu dari warga sampu, Kecamatan Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, yang dilaporkan oleh pihak BPBD bahwa mayat tersebut hanyut terbawa derasnya arus sungai.

“Kampung kecilnya Sampu dan kabarnya hanyut bertiga bersama temannya. Baru ditemukan dua orang di Batang Bangko. Selanjutnya jenazah akan dibawa ke RSUD Sungai Dareh untuk divisum,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sehari sebelumnya pihak BPBD setempat sudah diberikan laporan informasi terkait adanya peristiwa korban hanyut tersebut, dan sesuai perkiraan tim pencarian BPBD Solok Selatan korban tersebut berkemungkinan hanyut terbawa arus sungai hingga wilayah Dharmasraya karena upaya pencarian dari titik korban dinyatakan hilang berdasarkan keterangan saksi menemui jalan buntu.

“Berdasarkan laporan petugas BPBD Dharmasraya yang turun ke lokasi penemuan, diketahui jenazah tersebut berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berumur tiga puluh tahun lebih, “ ungkapnya, di Dharmasraya.

Kejadian ini langsung ditanggapi jajaran Polsek Sitiung Koto Agung, Satpol PP dan Damkar, serta BPBD Dharmasraya. Mereka langsung turun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kuat dugaan penemuan mayat tersebut.

“Saat ini kami bersama tim SAR dan Polsek Sitiung serta dibantu warga telah mengevakuasi jenazah,” ungkap Yunisman.

Sementara itu, Kapolres Dharmasraya, AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah, melalui Kapolsek Koto Agung, Sitiung, Iptu Hendriza menyebutkan pihaknya akan melakukan visum terhadap jenazah korban.

“Kendati korban ditemukan di Sungai Batanghari dalam keadaan sudah tak bernyawa kita tentu tetap melakukan visum, untuk memastikan apa penyebab kematian korban ini,”  pungkasnya.

 

 

Pos terkait