PENJURU.ID | Probolinggo – Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Probolinggo bersama Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kabupaten Probolinggo menggelar kegiatan Khotmil Qur’an dalam rangka halal bihalal, peringatan Hari Jadi Kabupaten Probolinggo (Harjakapro) ke-280, serta Hari Kartini tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Madakaripura Kantor Bupati Probolinggo, Kamis (16/4/2026).
Acara tersebut dihadiri Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ, didampingi Sekretaris I TP PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto. Turut hadir sebagai penceramah Hj. Ucik Nurul Hidayati, Pengasuh Pondok Pesantren Al Islahiyah Pasuruan.
Khotmil Qur’an diikuti oleh jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Probolinggo, Ketua TP PKK Kecamatan beserta anggotanya, organisasi perempuan, hingga Dharma Wanita Persatuan (DWP) dari perangkat daerah dan kecamatan se-Kabupaten Probolinggo.
Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam ini melibatkan kurang lebih 30 pembaca Al-Qur’an dari unsur pengurus TP PKK dan Ketua TP PKK Kecamatan. Selain itu, Sekretaris I TP PKK Kabupaten Probolinggo Rita Erik Ugas Irwanto turut membacakan kutipan pemikiran R.A. Kartini sebagai refleksi peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Ketua panitia Galuh Hudan Syarifuddin menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat tali silaturahmi dalam momentum halal bihalal 1447 Hijriah. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud rasa syukur atas Hari Jadi Kabupaten Probolinggo ke-280.
“Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menghidupkan semangat Hari Kartini dalam meningkatkan peran perempuan di lingkungan keluarga maupun masyarakat, sekaligus memperkuat sinergi antara TP PKK, organisasi perempuan, dan Dharma Wanita Persatuan di Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Probolinggo Ning Umi Hani’ah Fahmi AHZ menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Khotmil Qur’an yang rutin digelar setiap tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kesibukan pelayanan kepada masyarakat.
“Secara pribadi dan mewakili Ketua TP PKK yang berhalangan hadir, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa Khotmil Qur’an bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen untuk menyeimbangkan profesionalisme kerja dengan spiritualitas. Hal ini dinilai penting bagi para pelayan publik agar tidak hanya mengedepankan kecerdasan intelektual, tetapi juga memiliki keimanan dan kejernihan hati dalam mengambil keputusan.
“Sebagai pelayan masyarakat, kita membutuhkan keseimbangan antara kemampuan teknis dan kekuatan spiritual agar setiap kebijakan yang diambil membawa kemaslahatan,” tegasnya.
Ning Umi Hani’ah juga mengajak seluruh peserta, khususnya kaum perempuan, untuk terus istiqomah membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya pada momen kegiatan tertentu.
Di akhir acara, dilakukan pemotongan tumpeng sebagai bentuk tasyakuran Harjakapro ke-280 dan peringatan Hari Kartini 2026. Ia berharap kegiatan tersebut membawa keberkahan dan berdampak positif bagi kemajuan Kabupaten Probolinggo ke depan.
“Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi kita semua dan membawa Kabupaten Probolinggo semakin maju dan lebih baik,” pungkasnya.
(Prasojo)





