Pada malam ini kembali pecah lagi tawuran yang dilakukan para remaja di jalan Kh. Fudholi, Desa Karang Asih, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Selasa, ( 05/04/2022 ) dini hari.

Devied, Ketua DPC Korps Indonesia Muda ( KIM ) Kabupaten Bekasi mengatakan, aksi tawuran di bulan suci ramadhan tahun ini adalah gagalnya peran aparatur keamanan. Dia (Devied) memantau selama 3 hari ini dari info yang didapatnya dari rekan warga karang asih. Ditambah Karang Asih merupakan kampung halaman bagi ketua DPC Korps Indonesia Muda Kab. Bekasi ini.
“Hal ini harusnya mendapat perhatian khusus dari pihak keamanan, nyatanya, sudah 3 malam berturut – turut tawuran telah terjadi dan bahkan di titik yang hampir sama dan jam yang sama. Karang Asih itu luas, saya tau betul wilayah karang asih ini, tetapi kejadian ini terus berlangsung dan terjadi hanya di sekitar jalan KH. Fudholi ( Kebon Kopi, Kaum, dan Kampung Baru)” Ucap Devied.
Tawuran yang dilakukan para remaja perlu ditindak dan diselidiki apa penyebab dan siapa aktornya, ini sudah tidak bisa didiamkan dan hanya dijadikan tontonan, ini teguran kepada kinerja pihak kemanan dan aparatur pemerintah desa untuk keamanan wilayahnya. Tambah Devied.
“Tawuran sudah memakan korban, Ini sudah tidak bisa didiamkan begitu saja, harus mendapat tindakan serius dari aparat keamanan. Jika tidak sanggup mengatasinya, silahkan mundur. Selain menyoroti kinerja aparat keamanan, saya juga menyoroti Lembaga Lembaga kepemudaan di Desa Karang Asih, karena seharusnya ini juga menjadi perhatian khusus untuk karang taruna selaku wadah para pemuda “. Tegasnya.
Selain itu Dia juga memberi apresiasi atas kinerja Bimaspol Karang asih yang selalu aktif dalam mengamankan wilayahnya, namun yang disayangkan seperti tidak adanya dukungan dari polsek Cikarang.
“Berdasarkan laporan rekan warga karang asih, Saya juga mengapresiasi kinjera Binmaspol Karang Asih bersama RT/RW dan Dusun yang selalu melakukan patroli untuk meminimalisir adanya gangguan keamanan, namun hal tersebut ada keterbatasan juga, seharusnya mendapat dukungan dari pihak Polsek Cikarang dan pemerintah desa setempat sepenuhnya untuk membantu dan turun tangan, dan saya menghimbau Polsek Cikarang khususnya kapolsek untuk menugaskan personilnya di titik rawan tawuran tersebut disepanjang malam khusus di bulan ramadhan ini.” Tutup Devied.





