SI-PAKATAU Hadir di Jeneponto, Bupati Paris Yasir Tekankan Manfaat Nyata bagi Tenaga Kerja Maritim

PENJURU. ID | JENEPONTO – Pemerintah Kabupaten Jeneponto resmi meluncurkan inovasi SI-PAKATAU (Sistem Integrasi Perlindungan dan Kemandirian Tenaga Kerja Maritim Kabupaten Jeneponto), sebuah proyek perubahan yang digagas Kepala Dinas Tenaga Kerja Jeneponto, Abdul Mushawwir Syam, S.STP., dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II.

Peluncuran SI-PAKATAU dirangkaikan dengan pelantikan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLID) Kabupaten Jeneponto. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Jeneponto H. Paris Yasir, S.E., M.M., Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Kepala Dinas Perikanan, Camat Arungkeke, Ketua FKLID, perwakilan PLN Nusantara Power, PLTB Vena Energy, Adira Finance, PLTU Bosowa, PLN UPK Punagaya, serta sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Paris Yasir memberikan apresiasi atas lahirnya inovasi SI-PAKATAU yang dinilai sebagai langkah strategis dalam memberikan perlindungan yang lebih baik bagi tenaga kerja maritim di Kabupaten Jeneponto.

“Saya berharap inovasi ini benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat. Proyek perubahan seperti SI-PAKATAU harus benar-benar tampak hasilnya di tengah masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi tenaga kerja maritim di Kabupaten Jeneponto,” ujar Paris Yasir.

Bupati menegaskan, sebuah proyek perubahan tidak cukup hanya diluncurkan secara seremonial, tetapi harus mampu menghadirkan dampak nyata melalui pelayanan yang berkelanjutan dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Selain itu, Paris Yasir juga mengucapkan selamat kepada pengurus Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLID) yang baru dilantik. Ia berharap forum tersebut menjadi wadah sinergi antara pemerintah, lembaga pelatihan, dan dunia industri dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Jeneponto.

“Kepada pengurus FKLID yang baru dilantik, saya berharap dapat terus berkomitmen memajukan daerah melalui peningkatan kompetensi tenaga kerja dan memperkuat sinergi dengan dunia industri,” tambahnya.

Sementara itu, Reformer proyek perubahan, Abdul Mushawwir Syam, menjelaskan bahwa SI-PAKATAU dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh kepada tenaga kerja maritim melalui penguatan aspek keselamatan kerja, kepastian hukum, perluasan akses jaminan sosial ketenagakerjaan, hingga mendorong kemandirian ekonomi para pekerja sektor kelautan dan perikanan.

Menurutnya, melalui kolaborasi lintas sektor, SI-PAKATAU diharapkan menjadi model pelayanan ketenagakerjaan yang terintegrasi, mampu meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja maritim, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Pos terkait