PENJURU. ID | Jeneponto – Suasana haru menyelimuti Masjid Nur Ass Syurthi Polres Jeneponto, Jumat siang. Jamaah terdiam, merasakan perpisahan yang tak biasa, Jumat (16/01/2026)
Usai Sholat Jumat, Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan, S.I.K., M.I.K., berdiri di hadapan jamaah. Wajahnya tenang, namun suaranya berat menahan rasa.
Ia mengawali dengan ucapan terima kasih. Terima kasih kepada jamaah yang selama ini setia memakmurkan masjid di lingkungan Polres Jeneponto.
“Ini adalah Sholat Jumat terakhir saya di masjid ini, sekaligus di Kabupaten Jeneponto,” ucapnya lirih. Dalam waktu dekat, ia akan menjalani serah terima jabatan dan berpindah tugas.
Kalimat itu seketika menggetarkan suasana. Masjid yang kerap menjadi tempatnya bersujud kini harus ia tinggalkan.
Dengan penuh harap, AKBP Widi Setiawan menitipkan pesan sederhana namun bermakna. Ia meminta agar masjid yang dicintai bersama terus dirawat dan dimakmurkan.
Masjid Nur Ass Syurthi menyimpan banyak kenangan kepemimpinannya. Di masa tugasnya, masjid ini berbenah, menjadi lebih nyaman dan teduh bagi jamaah.
“Tolong rawat masjid ini,” ulangnya pelan. Kalimat singkat, namun sarat rasa memiliki dan cinta.
Perpisahan itu menutup pengabdiannya di Jeneponto. Ia berpamitan bukan hanya sebagai Kapolres, tetapi sebagai bagian dari keluarga masjid.
Kenangan, keteladanan, dan pesan keikhlasan pun tertinggal. Mengalir bersama doa jamaah yang mengiringi langkahnya ke tempat tugas yang baru.





