PENJURU.ID | Probolinggo – Peringati Isro’ Mi’ Raj Nabi Muhammad Saw th 1442 H tahun 2021, dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, acara yang sederhana namun khitmad, dengan mengundang para tokoh Agama, baik dari tokoh Agama Islam sendiri, dan juga tokoh Agama Hindu dan tokoh Agama Kristen yang ada di Kecamatan Sukapura. Rabu (31/03/2021)
“Dengan adanya keberagaman budaya adat istiadat di wilayah Kecamatan Sukapura, serta keberagaman Agama, jangan sampai menjadi renggangnya persaudaraan yang selama ini terjalin dengan baik di wilayah Kecamatan Sukapura, dengan momen peringatan Isro’ Mi’ ‘ Raj di tahun 1442 H, tahun 2021 Masehi, mari kita tetap tingkatkan kerukunan antar umat beragama, saling hormat menghormati, jangan gampang terprovokasi oleh orang orang yang tidak bertanggung jawab, mari tetap jaga kedamaian di wilayah Tengger Khususnya, disini ada Agama Islam, Kristen, Hindu, yang selama ini bisa hidup berdampingan bisa tetap terjaga dan lestari, jelas,” Camat Sukapura, Rochmat Widiarto SSTP.
“Pembina MWC NU Kecamatan Sukapura, dalam ceramah Agama, mengajak umat Islam yang ada di Kecamatan Sukapura, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dalam tiap kegiatan pengajian atau acara kegiatan keagamaan lainnya, tetap jaga toleransi antar umat beragama di kecamatan Sukapura, karena Agama Islam adalah agama yang penuh kasih sayang, Isro’ Mi’ Raj adalah sejarah perjalanan Nabi Muhammad Saw, adalah sejarah umat Islam menerima perintah Sholat 5 Waktu, semoga syeta Corona segera pergi dari bumi Indonesia tegas,” Kyai Haji Maksar.
“Rasa toleransi antar umat beragama yang ada selama ini di Kecamatan Sukapura, semoga bisa menjadi contoh bagi daerah daerah yang lain, kerukunan umat beragama baik Islam, Hindu, Kristen bisa hidup berdampingan dengan saling hormat menghormati diwilayah Lereng Bromo, yang merupakan Suku asli Tengger, yang kental dengan nuansa budaya lokal, namun bisa menjaga kerukunan antar kalangan baik budaya maupun Agamanya, ucap,” Bati wanwil, Pelda. N Dodik H, mewakili Danramil Sukapura.
“Semakin tingkatkan rasa persaudaraan dan kerukunan, sebagai umat yang beragama, apalagi saat ini juga hadir para tokoh Agama, baik dari Agama Islam, Agama Hindu, Agama Kristen, laksanakan apa yang jadi perintah Agamanya masing masing, jangan mudah terprovokasi, karena tujuan semua Agama itu baik, jika melaksanakan kegiatan keagamaan tetap patuhi protokol kesehatan, yang paling penting tingkatkan keamanan di lingkungannya masing-masing, pungkas, Kapolsek AKP. Sugeng Hariyono.
(Prasojo)





