Cilegon. Dilansir dari media Pojoksatu.id. Anggota DPRD Banten, Dede Rohana Putra, kerabat dari Roisyudin Sayuri korban pencurian di rumahnya menyebutkan bahwa di saku pencuri yang masuk ke rumah Roisudin ditemukan kartu serikat pekerja Chandra Asri (Petrokimia).
Pelaku HA (30) membawa kartu identitas pekerja saat ditangkap oleh warga dan polisi saat beraksi mencuri di rumah Roisyudin mantan anggota DPRD Kota Cilegon.
HA juga diduga merupakan pelaku yang menghabisi nyawa MAHM anak berumur 9 tahun anak dari politisi PKS Cilegon Maman Suherman saat merampok pada Selasa (16/12) lalu.
Dilihat dari SIM dan kartu anggota serikat, dia seorang pekerja, karyawan Chandra Asri (perusahaan petrokimia),” kata Anggota DPRD Banten, Dede Rohana, Senin (5/1/2026).
Pelaku HA ditangkap pada Jumat (2/1/2026) sore saat mencuri di rumah mewah milik mantan anggota DPRD Kota Cilegon dua periode, Roisyudin Sayuri.
HA tercatat sebagai warga Palembang, Sumatera Selatan. Selama berada di Banten, HA bekerja di sebuah perusahaan besar yang bergerak di bidang pengolahan dan manufaktur petrokimia di kawasan Ciwandan, Kota Cilegon.
“Dilihat dari SIM dan kartu anggota serikat, dia seorang pekerja, karyawan Chandra Asri (perusahaan petrokimia),” kata Dede, Senin (5/1/2026).
Dede menduga HA bukan pelaku kriminal biasa. Menurutnya, HA kemungkinan telah berulang kali beraksi dengan sasaran rumah-rumah besar. Dan dia spesialis rumah kosong dan rumah mewah.
Sementara itu Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyebut bahwa pelaku merupakan spesialis curat (pencurian dengan pemberatan).
Dimana pencurian dengan pemberatan dilakukan di rumah kosong, dan sasarannya rumah-rumah bagus.
Polisi memastikan HA tidak memiliki hubungan keluarga maupun kedekatan pribadi dengan korban MAHM. Hingga kini, motif pembunuhan masih terus didalami.
“Masih didalami, masih diperiksa, sudah (ditangkap) nanti kita akan rilis,” tegas Hengki.





