Pemerintah Beri Gelar Pahlawan Nasional Kepada pendiri Tangerang

Raden Aria Wangsakara, seorang ulama dan tokoh pendiri Tangerang.

PENJURU.ID | Tangerang – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud Md mengatakan Presiden Joko Widodo memberikan gelar pahlawan nasional kepada empat tokoh. Salah satu di antaranya adalah Almarhum Raden Aria Wangsakara, seorang ulama yang juga tokoh pendiri Tangerang.

Selain Raden Aria Wangsakara, nama lainnya yakni Tombolotutu dari Sulawesi Tengah, Sultan Aji Muhammad Idris dari Kalimantan Timur, dan Usmar Ismail dari DKI Jakarta yang juga dikenal sebagai Bapak Film Nasional.

Gelar itu akan diberikan oleh Presiden Jokowi pada 10 November 2021 atau bertepatan dengan Hari Pahlawan di Istana Bogor. “Itu pahlawan nasional yang nanti akan diserahkan secara resmi kepada keluarga para almarhum di Istana Bogor. Kalau tidak berubah persis pada hari Pahlawan 10 November 2021,” ujar Mahfud, Kamis, 28 Oktober 2021.

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, beberapa kriteria yang digunakan pemerintah untuk menetapkan keempat tokoh itu menjadi pahlawan nasional adalah pemerataan daerah.

Saat ini, Sulawesi Tengah dan Kalimantan Timur belum memiliki perwakilan tokoh pahlawan nasional.

“Pemerintah kali ini mengutamakan, selain ketokohan, yang lebih diutamakan adalah pemerataan kedaerahan,” ujar Mahfud

Selain pemerataan daerah, kriteria yang digunakan pemerintah adalah tokoh tersebut pernah berjuang atau memberikan manfaat bagi masyarakat.

Nantinya, pemberian gelar itu akan dilakukan secara resmi oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara Bogor bertepatan dengan Hari Pahlawan, 10 November.

Diketahui, Raden Aria adalah penyebar agama Islam keturunan Raja Sumedang Larang, yaitu Sultan Syarief Abdulrohman.

Dia ke Tangerang melalui Sungai Cisadane pada tahum 1640. Lalu menetap dan membangun pesantren di Kawasan Grendeng, Karawaci, Kota Tangerang.

Dalam keberjalanannya, Belanda tidak setuju dengan keberadaan pesantren yang dibangun Aria. Tak pelak, pertempuran pun terjadi antara rakyat Tangerang di bawah kepemimpinan Aria Wangsakara dengan penjajah. Aria pun gugur dan dimakamkan di Desa Lengkong Kyai, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Wilayah tersebut kini telah ditetapkan sebagai daerah cagar budaya.

Pos terkait