Mengapa di Bandara Soekarno Hatta Belum Ada Test GNoze C-19

PENJURU.ID | JAKARTA – Uji coba layanan GeNose C-19 resmi akan telah diberlakukan per 1 April 2021 di empat bandara di Indonesia. Ketua tim pengembang GeNose C19 Prof Kuwat Triyono mengatakan keempat bandara tersebut adalah Bandara Yogyakarta International Airport, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Sultan Mahmud Badaruddin Palembang, dan Bandara Husein Sastranegara Bandung.

Menurut Lilik Adi Goenawan.S.Ag, Kepala Biro penjuru.id Kutai Barat Kalimantan Timur yang telah mengikuti uji coba layanan pemeriksaan GeNose C19 di bandara Juanda Surabaya tidak berbeda halnya dengan layanan pemeriksaan GeNose yang ada di stasiun kereta api sebelumnya.

Jumlah alat GeNose yang digunakan di masing-masing bandara tergantung jumlah penumpang. Ia menjelaskan, setiap bandara minimal dapat menggunakan sekitar 8-10 unit GeNose karena alat ini dapat memeriksa sekitar 250 orang sekaligus.

“Hari ini saya melakukan penerbangan melalui Bandara Soekarno-Hatta mengapa di Pusat Ibukota Negara justru GNoze C-19 belum di berlakukan?.” kata Lilik Adi Goenawan Ketua Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia (PWMOI) Jawa Tengah saat di konfirmasi jurnalis penjuru.id pada Senin, (28/06) di Bandara Soekarno Hatta

“Saya berharap kepada calon penumpang yang akan menggunakan layanan penerbangan dapat mengunakan GeNose sehingga dapat meringankan beban masyarakat.” tegasnya.

” Saya datang lebih awal ke bandara. Hal ini untuk menghindari terjadi antrean dan penumpukan penumpang saat pemeriksaan, ternyata belum di berlakukan GNoze C-19.” imbuhnya.

” Jika sudah ada tekhnologi GNoze C-19 tentunya Masyarakat lebih terbantu jika melakukan penerbangan melalui Bandara di seluruh Indonesia.” pungkasnya. (Red)

Pos terkait