PENJURU.ID I KABUPATEN BEKASI — Kemarau panjang yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi membuat warga kembali mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Kondisi tersebut mendorong TNI AD bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak. Pada Senin (28/9/2026), sebanyak 13 mobil tangki air milik TNI AD dan BPBD Kabupaten Bekasi dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang mengalami kekeringan di Kecamatan Cibarusah.
Salah satu lokasi pendistribusian berada di Desa Wibawamulya. Puluhan personel TNI, petugas BPBD, serta perangkat desa terlibat langsung dalam penyaluran air hingga ke permukiman warga yang berada di pelosok desa. Bantuan tersebut menjadi angin segar bagi warga yang selama berbulan-bulan mengalami keterbatasan air bersih.
Salah seorang warga Kampung Tegal Panjang, Sumi, mengatakan kekeringan telah dirasakan warga selama sekitar empat bulan dan kondisinya semakin parah dalam satu bulan terakhir.
“Sudah empat bulan mengalami kekeringan. Sekarang sudah semakin sulit mendapatkan air,” ujar Sumi.
Menurut Sumi, sumber air yang masih dapat diperoleh warga hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan mandi. Sementara untuk mencuci dan memenuhi kebutuhan air minum, warga mengalami kesulitan.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada TNI yang telah membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat di tengah kondisi kemarau.
Di lokasi berbeda, Ketua RW 02 Kampung Timbul, Saiful, mengatakan warga harus mencari sumber air hingga lebih dari satu kilometer setiap hari. Air yang diperoleh pun hanya cukup untuk kebutuhan mandi.
“Setiap hari warga harus mencari air sampai satu kilometer lebih. Itu pun hanya untuk mandi,” ungkap Saiful.
Saiful berharap pemerintah dapat membangun sumur bor di wilayah tersebut sebagai solusi jangka panjang. Menurutnya, persoalan kekeringan hampir selalu terjadi setiap musim kemarau.
Sementara itu, Babinsa Desa Wibawamulya, Serka Jajat, mengatakan pendistribusian air bersih dilakukan berdasarkan arahan Danrem 051/Wijayakarta dan Dandim 0509/Kabupaten Bekasi. Menurutnya, penyaluran air diprioritaskan bagi rumah warga yang paling terdampak kemarau panjang.
“Kami melakukan pengiriman air ke rumah-rumah warga yang paling terdampak kemarau panjang,” jelas Serka Jajat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Kodim 0509/Kabupaten Bekasi dan Koramil jajaran turut dilibatkan. Selain armada milik TNI dan BPBD, bantuan kendaraan tangki air juga datang dari Yonif TP 843 atau Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan.
Distribusi air bersih tersebut menjadi langkah tanggap untuk membantu warga memenuhi kebutuhan dasar di tengah kemarau panjang. Namun, harapan warga agar pembangunan sumur bor segera direalisasikan menunjukkan perlunya solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan kekeringan yang berulang di wilayah Cibarusah.





