PENJURU.ID | Probolinggo – Kemeriahan rangkaian agenda Hari Jadi Kota Probolinggo (Hadipro) ke-663 tahun 2022 masih terus berlanjut. Seperti halnya yang terlihat di Perumahan Mutiara Bogowonto, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok. Minggu (18/09/2022) siang.
Di perumahan tersebut terlihat ratusan peserta dari Kelurahan setempat turut serta meramaikan dalam kegiatan Karnival dengan Rute yang ditempuh sekitar 2 kilometer mulai dari Perumahan Mutiara Bogowonto ke selatan menuju Jalan Bengawan Solo kebarat dan Masuk menuju finish ke Jalan Barito. Terlihat pula ribuan warga dari berbagai penjuru berjejeran disepanjang jalan untuk melihat karnival seni budaya gelaran Kelurahan Kareng Lor tersebut.
Turut hadir bersama Wali Kota Probolinggo Habib Hadi Zainal Abidin, di lokasi festival antara lain Ketua Tim Penggerak PKK Aminah Hadi, Ketua DPRD Abdul Mujib, Camat Kedopok Imam Cahyadi, Lurah Kareng Lor Bambang Suherman, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.
Wali Kota Habib Hadi dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya atas kemeriahan Hadipro di tahun ini yang dirasa sangat berwarna disertai kekompakan warga masyarakat kota Probolinggo.
“Saya merasa bersyukur atas kegiatan geliat even masyarakat dalam rangka Hadipro tahun 2022, ini begitu berwarna, sangat luar biasa,” terangnya.
Orang nomor satu di Kota Probolinggo juga memberikan apresiasi kepada seluruh warga Kareng Lor yang telah mengikuti festival karnival serta berharap seluruh masyarakat tetap menjaga kekompakan dan kebersamaan.
“Jaga kekompakan, jaga kebersamaan, jangan mudah dipecah belah oleh siapapun karena kita harus bersatu untuk semuanya,” harap wali kota.
Pada kesempatan itu pula Habib Hadi memanfaatkan moment untuk mempromosikan kompetisi persahabatan We Love Cities yang sedang diikuti Kota Probolinggo.
“Besok akan dimulai kampanye We Love Cities, jangan lupa ya ikut vote, komen dan share, tunjukkan kecintaannya untuk Kota Probolinggo, ketik #WeLoveCities atau #WeLoveProbolinggo,” ajaknya kepada seluruh warga Kareng Lor.
Ketua pelaksana kegiatan Suyoto mengatakan festival seni budaya ini digelar berawal dari usulan masyarakat yang dituangkan dalam musrenbang dan diikuti oleh 19 tim dari Kelurahan Kareng Lor sendiri.
“Sebanyak 19 tim ikut berpartisipasi dengan menampilkan atraksi kreatifitas seni budaya dan olahraga. Antara lain kreasi batik karnival, kostum daur ulang, budaya pendalungan, kesenian gejog lesung, ogoh-ogoh, kuda hias, tari nusantara, seni bela diri tapak suci dan wushu,” Papar Suyoto.
Selain festival, panitia juga telah menyiapkan panggung hiburan serta stand UMKM yang menjual aneka makanan, minuman dan produk kerajinan di area Finish.
(Prasojo)




