Penjuru-kabupaten bekasi 24 Oktober 2024. Jayalaksana kampung cangkring ujung, GARCHA COMMUNITY gelar kegiatan rutinitas Santunan yatim piatu dan dhuafa dan sedikit memberikan insentif kepada guru ngaji tanpa gaji sekampung cangkring,
“kami (GARCHA COMMUNITY) akan terus mengembangkan kegiatan rutinitas baksos (bakti sosial) ini ke seluruh kampung-kampung yang berada di cabangbungin, khususnya baksos memberikan insentif kepada guru ngaji tanpa gaji itu, karena para guru ini Harus benar-benar di perhatikan kesejahteraan hidup nya, pemerintah harus benar-benar memberikan perhatian khusus kepada guru-guru, meskipun tidak sebarap yang kami berikan ini tapi Mudah-mudahan bisa bermanfaat untuk keluarganya dan lebih bersemangat lagi dalam memberikan ilmu pada murid-murid di majelis taklimnya, dengan semangat muda yang bergelora akan terus mengupayakan yang terbaik untuk para guru ngaji dan masyarakat sekitar, umumnya untuk masyarakat luas di manapun berada” Ujar Hadad alwi, ketua GARCHA
Kegiatan rutinitas ini sudah berjalan 3 tahun 1 bulan dengan penuh lika liku di setiap acaranya namun tidak sama sekali menyurutkan semangat juang kami.
“Harapan di 3 tahun 1 bulan kegiatan ini bisa menjadi contoh untuk para pemuda-pemudi di cabangbungin untuk terus berbuat baik terhadap sesama” Tambah Alwi.
“Kegiatan rutinitas baksos GARCHA community akan terus berjalan sampai regenerasi yang akan datang dan akan kami wariskan kepada junior-junior yang berada di kampung cangkring ini sebagai bentuk pengamalan yang sudah di ajarkan oleh para guru/ustadz yang berada di kampung cangkring, meskipun kegiatan ini tanpa suport dan dukungan dari pemerintah setempat namun tidak sama sekali menyurutkan semangat kami untuk terus memberikan kebermanfaatan pada masyarakat kampung cangkring ujung desa jayalaksana. ” Pungkas Hadad alwi ketua GARCHA community. (24/10/24)





