PENJURU.ID | Ponorogo – Tak kenal lelah Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terus mencari solusi menanggulangi banjir di Bumi Reyog. Kali ini, pria kelahiran Desa Gelang Kulon, Kecamatan Sampung itu bersama puluhan tukang rosok atau pemulung yang yang tergabung dalam Paguyuban Pemulung Ponorogo, Karang Taruna, Babinsa, Babinkamtibmas serta komunitas penghijuaan menggelar kerja bhakti membersihkan sungai djembangan, yang terletak dikelurahan Banyudono, kota Ponorogo, Minggu pagi (7/11/2021).
Kepada sejumlah awak media, Sutrisno selaku Ketua Paguyuban Pemulung Ponorogo mengatakan pihaknya menurunkan sedikitnya 20 anggota untuk mengikuti bersih lingkungan ini. “Bersama-sama kita membersihkan sungai ini untuk mencegah terjadinya banjir ditengah kota. Dukungan dari Pak Bupati tentu menjadi semangat bagi kami,” ungkapnya.
Disela-sela kegiatan, Kang Giri sapaan akrab Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko terus mengajak seluruh lapisan masyarakat bergotong-royong dalam membersihkan lingkungan masing-masing. “Gotong-royong ini penting. Diantaranya membersihkan lingkungan sekitar kita, terutama pada aliran sungai untuk antisipasi banjir dimusim penghujan,” imbuhnya.
Lebih lanjut orang nomor wahid di Pemkab Ponorogo ini juga menambahkan, dengan melibatkan masyarakat, TNI Polri, sejumlah komunitas lingkungan dan berbagai paguyuban masyarakat maka kerja bhakti ini akan cepat selesai. “Tak hanya membersihkan lingkungan, penghijauan juga menjadi program prioritasnya,” tambahnya.
Gotong-royong kerja bhakti yang digelar di sungai djembangan, dikarenakan kondisinya cukup parah. Selain terjadi pendangkalan sungai, berbagai tanaman liar juga turut menghambat aliran air, sehingga potensi banjir yang dikhawatirkan masyarakat, pada saat hujan lebat cukup menjadikan perhatian. (Red. Fiyan/MN)




