INDONESIA SATU:
BANTAENG – Komando Distrik Militer (Kodim) 1410 Bantaeng bekerja sama dengan Dinas kesehatan Bantaeng, Melaksanakan penyuntikan vaksinasi covid-19 tahap kedua pada 190 personil jajaran kodim 1410 Bantaeng.
Selain jajaran kodim 1410, prioritas vaksinasi kali ini juga dilakukan kepada petugas pelayan lainnya yang bersentuhan langsung kemasyarakat yakni, Jajaran OPD lingkup Pemkab Bantaeng, Anggota DPRD kabupaten Bantaeng, Jajaran polres Bantaeng, Jajaran Kejaksaan negeri Bantaeng, Jajaran pengadilan negeri Bantaeng, serta Insan pers Kabupaten Bantaeng.

Vaksinasi tersebut dilakukan dengan menjalani serangkaian tahapan registrasi, skrining, vaksinasi, dan selanjutnya setelah dilakukan vaksinasi akan diberikan sertifikat penanda telah melakukan vaksin covid-19 baik tahap pertama maupun kedua.
Vaksinasi jajaran kodim 1410 Bantaeng dilaksanakan di Aula Butta Toa Makodim dengan melibatkan sebanyak 157 personil tercacat melakukan registrasi yang terdiri dari 129 Personil Kodim 1410 Bantaeng, 6 Personil Sub Den POM XIV/1-II Bantaeng, 6 Personil Polkes Kodim 1410 Bantaeng, 6 Personil Den Sub Zibang Bantaeng 9 Personil Minvetcad Bantaeng dengan sasaran 190 personil, sementara sisanya terdapat personil yang melaksanakan tugas luar.
Hadir dalam pelaksanaan Vaksin tahap II, Dandim 1410 Bantaeng,
Letkol Czi Tambohule Wulaa S.I.P, Kasdim 1410 Bantaeng, Mayor Inf Moh.Kopidan, Ka Minvetcad Bantaeng, Mayor Inf Qudsi, Para perwira staf, Danramil Kodim 1410 Bantaeng, Para tenaga medis Dinkes Kabupaten Bantaeng.
Kodim 1410 Bantaeng, Letkol CZI Tambohule Wulaa, S.ip pada media ini menjelaskan bahwa pada vaksinasi tahap kedua ini sudah bisa dikatakan berjalan 100 persen teregister.
“Adapun personil yang melakukan dinas luar tetap akan dilakukan vaksinasi”, Kata Dandim 1410 Bantaeng pada media ini disela pemantauan pelaksanakan vaksinasi covid-19 di Aula Butta Toa Makodim 1410, Jalan Dahlia, Bantaeng, Sulawesi Selatan. Senin (22/3/2021)
Dandim berharap pelaksanakan vaksinasi covid-19 untuk Jajaran kodim 1410 terlaksana dalam satu hari Sebagaimana vaksinasi pada tahap pertama

Menurut Dandim, Setelah melaksanakan tahap pertama vaksinasi yang dilakukan pada tanggal 8 Maret 2021 lalu, tidak terdapat personil yang mengalami reaksi reaksi yang berbeda pada tubuh personil selain untuk kekebalan tubuh dan meningkatkan imunitas.
“Saya sangat berharap masyarakat juga khususnya di kabupaten Bantaeng tidak menjadi alasan untuk tidak di Vaksinasi karena sangat penting. Hal ini juga karena merupakan salah satu wujud ikhtiar Pemerintah dalam melawan dan memutus mata rantai penyebaran Covid- 19 di negara kesatuan Republik Indonesia”, Urai Dandim.
Pada tempat terpisah, Bupati Bantaeng, DR.H.Ilham Syah Azikin, pada media ini juga
menjelaskan bahwa penyuntikan menyasar bagi pelayan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, baik terhadap organisasi, lembaga pemerintah maupun non pemerintah termasuk insan pers.
Bupati menjelaskan bahwa yang menjadi prioritas yang menjadi prioritas kali ini adalah pelayan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sesuai dengan instruksi Pemerintah pusat.
“Mudah-mudahan tingkat imunitas seluruh lapisan lembaga yang ada di Kabupaten Bantaeng itu semakin baik, sehingga proses pelayanan tidak mengalami hambatan”, Pungkasnya.(*)
(Ryawan)





