PENJURU. ID | Jeneponto – Menjelang berakhirnya masa tugasnya di Kabupaten Jeneponto, Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan melakukan silaturahmi terakhir yang sarat makna dan kehangatan.
Bukan dengan pejabat atau tokoh besar, silaturahmi itu dilakukan bersama seorang tukang ojek yang biasa mangkal di depan Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Jeneponto.
Sosok tukang ojek tersebut dikenal akrab dengan AKBP Widi Setiawan karena kerap menemani makan siang di warung sederhana di sekitar lokasi.
Pertemuan berlangsung penuh keakraban tanpa sekat jabatan. Kapolres menemui tukang ojek, berbincang ringan, dan mengenang kebersamaan sederhana selama bertugas di Bumi Turatea.
AKBP Widi Setiawan menyampaikan bahwa kebersamaan kecil seperti itu justru menjadi penguat semangat dalam menjalankan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.
Raut haru tampak jelas di wajah tukang ojek tersebut. Ia mengaku tidak menyangka dapat menjalin kedekatan dengan seorang Kapolres yang dikenal rendah hati dan bersahaja.
Momen perpisahan itu menjadi simbol kepemimpinan humanis, di mana seorang pimpinan hadir sebagai sahabat masyarakat, tanpa memandang status sosial.
Silaturahmi sederhana ini pun menjadi kenangan tak terlupakan, menegaskan bahwa pengabdian sejati lahir dari ketulusan dan kedekatan dengan rakyat kecil.





