Gerakan Tanam Serentak, Perempuan Tani HKTI 2020

PENJURU.ID | Probolinggo – Gerakan tanam serentak diseluruh indonesia Perempuan Tani HKTI dengan progam permaculture, yang dilaksanakan Di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo yang merupakan salah satu perwakilan di Jawa Timur, suatu kebanggaan tersendiri buat tim Baper (Bromo Authentic Permaculture Probolinggo Green Sustainable Integrated Farming) Kelompok tani Desa Ngepung yang bisa mewakili Kabupaten Probolinggo dan Jawa Timur dalam progam Nasional.

Secara serentak kegiatan hari ini seluruh Indonesia yang berpusat di bogor, di gelar secara virtual, karena faktor jaringan tidak memadahi, tidak bisa mengikuti secara live bersama, namun di Kabupaten Probolinggo tetap melaksanakan kegiatan penanaman bersama, dalam pantauan media, Penjuru.id Rabu (18/11/2020) Ketua DPK Perempuan Tani Kabupaten Probolinggo, dr. Mirrah Samiyah, M. Kes, mengatakan, tidak mengurangi semangat bersama Forkopimka Sukapura, dan tim DPP PTHKTI Propinsi Jatim, serta tim Baper Desa Ngepung, dan PT. POMI – Paiton ENERGY turun kelahan melakukan penaman beberapa bibit komoditi tanaman pangan.

“Konsep Permaculture bawasanya sebagai manusia diingatkan kembali untuk menjadi khalifah dimuka bumi bukan sekedar mengambil sesuatu dari alam, tetapi mengajak untuk menjaga keseimbangan alam, mendorong masyarakat gemar menanam untuk upaya ketahanan pangan, setidaknya mampu dalam satuan kecil lingkup keluraga sehingga kelak menjadikan Indonesia berdaulat pangan, kegiatan tanam bersama selain untuk mengenalkan calon destinasi wisata yang menyuguhkan konsep permaculture yang merupakan lokasi pertama di Jawa Timur, dalam satu pengolahan lahan terdapat pertanian, perikanan, perternakan terpadu ditambah pengelolaan energi yang merupakan support kerja sama FKPS, PT. POMI dan Pemkab Probolinggo, ucap,” dr. Mirrah Samiyah, M.Kes.

Kepala Desa Ngepung Cemplon, sangat mengharapkan dukungan semua pihak untuk proses pengembangan baik dari Pemerintah Kecamatan Sukapura, maupun Pemetintah Kabupaten Probolinggo, agar usaha kelompok Tani BAPER bisa cepat terselesaikan dari segi teknis maupun non teknis, rencana dalam 2 pekan mendatang sebagian lahan mau dibuat gasebo apung.

“Saya berharap dengan adanya destinasi wisata yang berkonsep Permaculture yang juga merupakan konsep wisata studi pertama kali yang ada diJawatimur, semoga menjadi icon yang bisa menjadi contoh di indonesia, utamanya bisa mendongkrak sektor perekonomian masyarakat Desa Ngepung, tentunya perlu inofasi yang lebih menarik agar tampilan icon wisata baru ini menambah kesan yang tak terlupakan oleh pengunjung yang datang, jelas, Camat Sukapura Rochmad Widiarto SSTP.

“Sebagai Comdev Specialis PT POMI, PT PAITON ENERGY, PLTU Paiton, Reska Pragusta, selaku pemberi CSR, mendukung sepenuhnya konsep wisata Permaculture yang di kelola oleh kelompok tani BAPER (Bromo Authentic Permaculture Probolinggo Green Sustainable Integrated Farming) dengan mengelola TKD (Tanah Kas Desa) Desa Ngepung, seluas kurang lebih 8900 meter persegi, dengan konsep Permaculture, bisa megembalikan cara bertanam, berternak, berkebun, bertani seperti nenek moyang dahulu yang selalu mendekatkan diri dengan alam, bagaimana cara alam bekerja, bagaimana pola alam terbentuk yang pada akhirnya menuju kedaulatan pangan,” pungkasnya.

(PRASOJO)

Pos terkait