PENJURU. ID | Jeneponto – Berlokasi di Dusun Cambalompoa, Desa Balang Baru, Kecamatan Tarowang Kabupaten Jeneponto, 1 tiang listrik dari tenaga surya di cabut tanpa sebab.
Diketahui tiang listrik Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) yang diduga bersumber dari APBN melalui salah satu Pokir DPR RI dapil Sulsel.
Belum cukup setahun usai dipasang, lampu penerangan jalan umum tenaga surya PJUTS kini menyimpan tanda tanya, pasalnya lampu tersebut sudah di fungsikan bagi warga/pengendara yang lewat di malam hari namun tiba-tiba dicabut oleh sekelompok orang tanpa sebab.
Dikonfirmasi salah satu warga inisial ET di kediamannya di Dusun Cambalompoa dimana tiang listrik tenaga surya sebelumnya berdiri kokoh di depan rumahnya kini di cabut dan rencana akan dipindah tempatkan.
Menganggap tanpa ada masalah, iapun kaget datangnya sekelompok orang berbondong-bondong kearah tiang listrik kemudian mencabut tiang tersebut.
“Tiba-tiba sekelompok orang datang tanpa menyapa langsung mencabut tiang listrik yang kebutulan tiang itu berada di depan rumah saya.” ungkap Inisial ET pemilik rumah
Ia pun mengaku mengenali sekelompok orang itu, dimana diantara orang tersebut merupakan orang yang diberikan kepercayaan mengurus program PJUTS yang dari awal menurutnya melalui orang tuanya orang yang dimaksud memberikan titik tiang lampu tersebut di pasang didepan rumahnya.
“Sebelumnya lampu jalan dipasang, saya tidak tau apa-apa karna waktu itu saya lagi diluar kota, hanya orang tua saya yang berhubungan dengan yang bersangkutan untuk lampu tenaga surya di pasang di depan rumah.” jesanya.
Ia pun mengatakan dirinya kaget dengan tindakan yang dilakukan sekelompok orang yang tanpa menyapa langsung asal mencabut, terkait lampu itu menurutnya ga ada masalah melainkan dirinya menduga mungkin ini efek dari pada pilkades.
“Karna selain itu saya menganggap tidak ada masalah, hanya saja yang datang itu pihak sekolompok dimana saat pilkades baru baru ini kami berbeda pilihan.”katanya
Menduga tindakan tersebut merupakan efek pilkades, karna menurutnya sebelum pilkades dirinya banyak mendengar isu-isu lampu jalan tersebut di gunakan mengancam mengajak mendukung salah satu calon desa.
“Sebelum pemilihan, kami mendengar ada ancaman apabila tidak mendukung calon yang ia dukung maka akan du cabut lampu jalan ini.” bebernya kepada awa media, Kamis (18/12/2021) sekitar pukul 10.52 wita.
Adanya bahasa pengancaman sebelumnya dan sekolompok orang yang dikenalinya, hingga di duga keras hal tersebut dampak dari pilkades.
Dilakukan konfirmasi kepada pihak yang mengetahui pasti sumber daripada program PJUTS yang bersumber dari APBN menanyakan sebab akibat dicabutnya 1 unit tiang listrik Program PJUTS di dusun cambalompo lewat Chettingan Via Whatsapp pribadinya namun enggan dibalasnya.
Dari pantauan Penjuru.id. Di bongkar nya tiang lampu jalan tersebut diduga akan dipindah tempatkan namun hingga saat ini belum di pasang dan masih melintang ditanah depan rumah warga tak jauh dari rumah titik pertama yang di bongkar.
Hingga saat ini belum ada tanggapan yang jelas oleh pihak yang di konfirmasi terkait alasan di bongkar nya lampu jalan tersebut.
Pewarta: Mail





