PENJURU.ID | Probolinggo — Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Probolinggo, Senin (17/8/2026), tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan para pahlawan. Bagi jajaran Polres Probolinggo, peringatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan pengabdian melalui sejumlah peran yang dipercayakan kepada personelnya.
Beberapa anggota Polres Probolinggo terlibat langsung dalam pelaksanaan upacara. Mereka mengemban tugas yang berbeda, namun memiliki satu tujuan yang sama, yakni memastikan seluruh rangkaian peringatan kemerdekaan berjalan dengan tertib dan penuh khidmat.
Salah satu personel yang tampil di garis depan adalah AKP I Made Kembar Mertadana. Kasat Reskrim Polres Probolinggo sekaligus alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2015 tersebut dipercaya sebagai Komandan Upacara.
Kepercayaan itu menjadi bentuk penghargaan sekaligus tanggung jawab bagi AKP I Made Kembar Mertadana untuk memimpin jalannya prosesi upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Di tengah barisan Paskibraka, peran Polres Probolinggo juga terlihat melalui IPDA Zaenal Arifin. KBO Sat Pamobvit Polres Probolinggo dan lulusan SIP 51 tersebut dipercaya sebagai Komandan Kompi (Danki) Paskibraka.
Sementara itu, pengamanan dan pengawalan Paskibraka melibatkan Bripda Chaffi Wiradianto dari Sat Samapta serta Bripda Alif Fawaid dari Bagops Polres Probolinggo.
Rangkaian penugasan tersebut memperlihatkan bahwa personel Polres Probolinggo tidak hanya hadir untuk menjalankan fungsi pengamanan. Mereka juga ikut menjadi bagian dari pelaksanaan inti upacara kemerdekaan.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel yang mendapat kepercayaan tersebut.
Menurutnya, setiap tugas dalam upacara kemerdekaan memiliki nilai pengabdian tersendiri. Para personel dituntut menjalankan amanah dengan disiplin dan penuh rasa tanggung jawab.
“Menjadi bagian dari petugas upacara merupakan suatu kehormatan sekaligus bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara. Laksanakan kepercayaan ini dengan penuh tanggung jawab, disiplin dan profesionalisme,” kata AKBP Asmida.
Kapolres juga mengingatkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak boleh hanya dimaknai sebagai kegiatan tahunan. Nilai perjuangan yang terkandung di dalamnya harus menjadi energi bagi anggota Polri untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
“Semangat kemerdekaan harus kita jadikan motivasi untuk terus bekerja dengan tulus, profesional dan Presisi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Kontribusi Polres Probolinggo dalam peringatan kemerdekaan juga berlangsung jauh sebelum upacara dimulai. Dua personel, yakni Aipda Andi Dwi Gulianto dan Bripka Shangdyah Prisma Novario Hartassaputra, dipercaya menjadi pelatih Paskibraka.
Keduanya menjalankan proses pembinaan untuk mempersiapkan para anggota Paskibraka menghadapi tugas penting pada upacara HUT ke-81 RI.
Pembinaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan gerakan baris-berbaris. Para peserta juga dibentuk agar memiliki kedisiplinan, kekompakan, ketahanan mental dan rasa tanggung jawab selama menjalankan tugas.
Dengan demikian, keterlibatan personel Polres Probolinggo berlangsung dalam beberapa tahapan. Ada yang memimpin upacara, mengawal Paskibraka, hingga membina para calon pengibar bendera sebelum hari pelaksanaan.
Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polri menanamkan semangat nasionalisme kepada generasi muda. Paskibraka menjadi salah satu wadah untuk menumbuhkan karakter disiplin sekaligus kecintaan terhadap bangsa dan Tanah Air.
AKBP Asmida Rizki Siregar berharap semangat yang muncul dalam peringatan HUT ke-81 RI dapat terus dibawa ke dalam pelaksanaan tugas seluruh personel Polres Probolinggo.
“Jadikan perjuangan para pahlawan sebagai inspirasi. Terus berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan laksanakan tugas dengan penuh keikhlasan demi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya tidak hanya menjadi perayaan simbolis bagi jajaran Polres Probolinggo. Keikutsertaan para personel dalam berbagai posisi menjadi gambaran bahwa nilai kemerdekaan terus diwujudkan melalui disiplin, tanggung jawab dan pengabdian. (Prasojo)





