PENJURU. ID | Jeneponto – Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), jajaran Polres Jeneponto bersama personel Polsek gencar melakukan patroli di sejumlah titik rawan yang menjadi lokasi berkumpulnya pelajar usai jam sekolah. Patroli ini dilakukan pada, Rabu (6/8/2025) sekitar pukul 16.00 Wita.
Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, seperti aksi tawuran antar pelajar, balapan liar, dan aksi freestyle dengan sepeda motor—aktivitas berbahaya yang kerap terjadi pada jam pulang sekolah.
Dalam pelaksanaan patroli, petugas berhasil meredam potensi konflik antara pelajar dari dua sekolah, yakni SMA Negeri 1 Jeneponto dan MAN Jeneponto. Ketegangan sempat terjadi akibat kesalahpahaman antar kelompok siswa. Namun, situasi berhasil dikendalikan dengan cepat berkat kehadiran dan respons sigap Kapolsek Binamu, AKP Sukardi, S.H., bersama anggota di lapangan.
“Kehadiran kami di lokasi bukan hanya untuk menjaga ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk pencegahan dan upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat, terutama bagi para pelajar dan orang tua mereka,” ujar AKP Sukardi.
Ia menambahkan bahwa personel patroli secara rutin dikerahkan khusus pada jam-jam rawan, termasuk saat pelajar pulang sekolah, guna mengantisipasi segala bentuk gangguan yang dapat membahayakan keselamatan siswa maupun pengguna jalan lainnya.
Polres Jeneponto juga mengimbau kepada para orang tua, pihak sekolah, dan guru agar lebih aktif dalam memberikan pengawasan serta edukasi kepada siswa. Sinergi antara kepolisian, sekolah, dan keluarga dinilai penting untuk mencegah keterlibatan pelajar dalam kegiatan yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Kegiatan patroli ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai wujud nyata kehadiran Polri dalam menjaga keamanan, khususnya di kalangan pelajar.(*)





