PENJURU.ID | Probolinggo – Pasca Yadnya Kasada 2023, kegiatan menjaga lingkungan dan kebersihan alam di wilayah gunung Bromo, dengan di prakarsai langsung oleh Forum Sahabat Guunung, serta TNBTS, melakukan kegiatan pembersihan sampah, dengan semangat Bromo Clean up day 2023. Kamis (08/06/2023)
Pembersihan sampah dilakukan dari area parkir TNBTS hingga kaldera Bromo, dengan ratusan peserta relawan dari 4 kabupaten, probolinggo, pasuruan, malang , lumajang, yang terdiri dari unsur TNI Polri, TNBTS, Sahabat Gunung, Tagana, PHRI, Marabunta, Gimbal Alas, DWG gubuk klakah, TDI lumajang, FPTI Kota Probolinggo, TDI Malang Raya, TLCI Bromo Tengger, petugas kesehatan dari puskesmas sukapura, dan rumah sakit wonollangan, ART’ Pala, Saver, unit wisata sat pamobvit polres Probolinggo, polsek sukapura, koramil sukapura, Hipakad, serta siswa SD sapikerep, SD Sukapura hingga pegusaha hotel dan resto serta sopir jeep.
” Kita semua peduli alam, peduli bromo, setelah yadya Kasada agar kawasan bromo bisa kembali ke semula dengan kebersihan yang asri dan lestari, tergabung dalam Bromo Clean Up Day 2023, kami dari forum sahabat gunung sangat mengapresiasi atas waktu dari semua relawan yang hadir, ternyata masih banyak yang peduli kepada alam dan lingkungan, terutama untuk kelestarian alam di wilayah bromo, mari tetap bergandengan tangan agar wisata gunung Bromo tetap terjaga kebersihannya, kami ada kami peduli salam lestari, ” Ucap Gondo.
Dengan kegiatan ini merupakan sarana edukasi dan sosialisasi agar masyarakat yang berkunjung ke bromo juga bisa menjaga kebersihan di lingkungan wisata dengan tidak membuang sampah sembarangan.
” Saya sangat apresiasi kepada forum sahabat gunung dan TNBTS serta relawan, yang sudah memberikan contoh kepada masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian dan keasrian alam, sehingga bisa di terapkan di lingkungannya masing masing, dalam kesempatan ini saya berpesan agar semua pengunjung atau wisatawan yang datang ke bromo untuk mengumpulkan sampahnya di kantong plastik hingga bisa di bawa kembali serta sampahnya bisa di buang pada tempat yang sudah tersedia atau bisa dibuang di TPA,” Terang Camat Sukapura Bambang yulius.
Bromo Clean Up 2023, merupakan bagian dari pelestarian alam dan kebersihan lingkungan, sehingga kegiatan semacam ini sangat perlu dilakukan, untuk memberikan edukasi tentang kebersihan alam pada masyarakat.
” Kegiatan ini sangat luar biasa, dan merupakan gagasan yang nantinya bisa memberikan efek positif pada lingkungan hidup, saya pribadi sangat mendukung, wacana kedepan dengan semangat kami ada kami peduli, Bromo Clean up bisa dilakukan tiap sebulan sekali, namun kita tetap harus berkomunikasi dan berkoordinasi dengan semua pihak, intinya agar alam ini tetap asri dan lestari khususnya di wilayah bromo, ” Pungkas Kepala Resort Tenggeer Laut Pasir, Ariyanto.
(Prasojo)





