Alami Demam, Seorang Warga Kota Solok Positif Covid-19

SOLOK KOTA –   Hari ini kembali ada penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 seorang warga Kota Solok berdasarkan sampel yang dikirim Posko Covid-19 Banda Panduang ke Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang an. Nn. M, usia 19 tahun, ex. SMA, Warga Rimbo Barantai 02/05 Kelurahan Tanah Garam. Yang bersangkutan mengalami demam, flu 27 Maret lalu, dan saat ini menjalani isolasi di RST.

Hal itu diterang Sekretaris Daerah Kota Solok Drs.H.Syaiful A, M.Si selaku Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Kabag Prokomp) Setda Kota Solok Nurzal Gustim, Selasa, 30 Maret 2021.

Melihat kondisi ini, Nurzal Gustim mengingatkan seluruh masyarakat untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam menjalani aktivitas sehari-hari, terutama saat berada di luar rumah, di lingkungan pekerjaan maupun di tempat keramaian.

“Apalagi saat ini cluster keluarga cukup mendominasi penambahan kasus terkonfirmasi positif, ” imbuhnya.

Atas nama Pemerintah Daerah setempat, Nurzal juga mengimbau seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga imunitas/daya tahan tubuh dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, makan makanan bergizi, istirahat yang cukup serta ikuti anjuran pemerintah. Terlebih akan memasuki bulan suci Ramadhan 1442 H, yang diharapkan semua dapat menjalankan ibadah puasa bersama anggota keluarga dalam keadaan sehat.

“Kita sama-sama berdo’a agar tidak ada keluarga kita yang tidak dapat bersama dikarenakan mesti diisolasi maupun dirawat karena terpapar Covid-19. Selain itu, juga do’akan saudara-saudara kita pasien terkonfirmasi positif agar segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT,” tuturnya.

Dengan penambahan kasus hari ini, jumlah total warga Kota Solok terkonfirmasi positif Covid sebanyak 781 orang, dan telah sembuh 718 orang. Sisanya, dirawat di RSUD M Natsir 2 orang, dirawat di RST 4 orang, dirawat di RSUP M Jamil 1 orang, menjalani isolasi mandiri 39 orang, dan meninggal dunia 17 orang.  (Amel)

Pos terkait