PENJURU.ID | Probolinggo – Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Probolinggo bekerja sama dengan Bea Cukai Probolinggo, lakukan sosialisasi ketentuan perundang undangan di bidang cukai dalam upaya pemberantasan rokok ilegal, kegiatan berlangsung di pendopo kecamatan sukapura, kabupaten Probolinggo. Senin (03/07/2023)
Dengan tingkat kesadaran tinggi warga perwakilan dari 12 desa yang ada di kecamatan sukapura turut hadir, dan berperan serta untuk mendukung pemberantasan peredaran rokok ilegal di wilayah.
” Terimakasih atas semua yang hadir perwakilan warga dari 12 desa, termasuk dari tokoh agama dan tokoh masyarakat tengger, serta para pedagang dengan tingkat kesadaran tinggi untuk mendukung memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah, dengan adanya sosialisasi pada masyarakat langsung yang mana pemerintah mengatur agar peredaran rokok bisa di kendalikan, dan masyarakat lebih mengerti barang yang dikenakan cukai atau tidak, ” Ucap Asisten satu Heri Sulistiyanto.
Walaupun di kecamatan sukapura bukan penghasil atau sedikit petani tembakau, namun masyarakat kecamatan sukapura cukup antusias agar lebih mengerti ketentuan perundang undangan tentang bea cukai.
” Nyaris tidak di temukan di kecamatan sukapura tentang adanya peredaran rokok ilegal, namun masyarakatnya sangat mendukung dan turut mensukseskan untuk menggempur peradaran rokok ilegal, bahkan dengan wawasan dan waktu yang singkat bisa menyerap ilmu yang telah di paparkan, terbukti mereka ketika diberikan pertanyaan mampu memberikan jawaban yang benar, diharapkan bagi yang sudah hadir bisa meneruskan serta menindak lanjuti memberi gambaran kepada masyarakat luas, tentang hal barang yang kena cukai atau tidak, serta cara minimalisir peredaran rokok ilegal di daerahnya, ” Terang Fungsional bea cukai Ivan Ludiyanto SH.
Dengan antisipasi serta minimalisir peredaran rokok ilegal dan barang ilegal lainnya mendukung penerimaan cukai bagi negara.
” Diharapkan sosialisasi semacam ini terus dilakukan baik untuk masyarakat, kalangan pelajar, para pedagang, agar nantinya bisa lebih efektif untuk minimalisir peredaran rokok ilegal, tentunya dengan bersama sama mendukung penerimaan cukai bagi negara, karena cukai juga turut mendukung untuk pembangunan bagi negara,” Pungkas camat sukapura Bambang Yulius.
(Prasojo)





