Terjaring operasi yustisi prokes, 3 warga pilih membaca Pancasila

PENJURU.ID |Probolinggo – Ciptakan kondisi yang aman dan bebas dari penularan covid 19, forkopimka Sukapura, tidak patah semangat untuk memberikan himbauan, serta motifasi kepada warga kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Gugas Covid 19 Kecamatan Sukapura, tidak segan segan keluar masuk pasar memberikan penegasan tentang pentingnya protokol kesehatan, dan pelaksanaan Prokes, untuk keselamatan bersama.

Mengapa acap kali pasar yang paling sering kali di tuju untuk operasi yustisi prokes, dalam pantauan media, penjuru.id Sabtu (12/12/2020) Bati Wanwil. Koramil 0820/08 Sukapura, Pelda. N. Dodik H, pasar merupakan pusat bertemunya warga dari segala penjuru, untuk melakukan transaksi jual beli, secara langsung berinteraksi, demi keselamatan serta kesadaran agar disiplin protokol kesehatan, tim Gugas Covid 19, khususnya kecamatan Sukapura, dengan humanis menegaskan kepada masyarakat agar tidak lalai tentang Prokes.

“Terkadang juga masih ada juga masysrakat yang lupa tidak memakai masker, padahal dia bawa masker, tapi gak di pakai, malah di pakai dibawah dagu dan di taruk di saku, seperti hari ini, sebanyak 3 pelanggar yang diberikan sangsi sosial, namun mereka memilih sangsi untuk melakukan pembacaan teks PANCASILA, disini terlihat bahwa masyarakat Kecamatan Sukapura, masih punya nasionalisme dan cinta dengan negara Indonesia, rasa kebangsaan yang lekat, mereka bukanya sengaja melanggar namun lalai tidak memakai padahal mereka bawa masker, jelas,” Pelda. N. DodikĀ  H.

“Semakin dekat pada masyarakat dan berkelanjutan dalam penegakan prokes di wilayah Kecamatan Sukapura, diharapkan masyarakat bisa lebih memahami serta lebih disiplin protokol kesehatan, terutama tidak lalai lagi untuk memakai masker, serta bisa memakai masker dengan benar, dan bisa melaksanakan anjuran 3 M, agar semua bisa terhindar dari bahaya penularan Covid 19, tutup,” anggota Polsek Sukapura, Bripka. Yanto.

(PRASOJO)

Pos terkait