Cilegon. Keberadaan tenda di lapangan GP kecamatan Cilegon meresahkan masyarakat. Hal tersebut dikarnakan adanya tegangan listrik tinggi di bagian sisi tenda yang sudah mengakibatkan dua anak tersengat listrik.
Menurut AN alias Iwan nama yang di samarkan salah satu warga Cibeber barat yang biasa melakukan aktivitas di lapangan GP, menjelaskan kepada awak media penjuru.id, Minggu, (30/10/22). Mengatakan bahwa tenda tersebut diduga bekas acara Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila(PP) beserta Walikota Cilegon.
“pihak panitia tidak bertanggung jawab, masa tenda di biarkan begitu saja bahkan membahayakan masyarakat karna ada tegangan listriknya”ungkap Iwan.
Ia menjelasakan bahwa sudah ada 2 anak yang menjadi korban tersengat aliran listrik yang ada di tenda tersebut.
“Korbannya sudah 2 anak kecil yang terpental karena sengatan tegangan aliran listrik yang besar”jelasnya
Iwan berharap pihak panitia ataupun Ormas Pemuda Pancasila bertanggung jawab terhadap keberadaan tenda tersebut karna sudah membahayakan apalagi sudah ada korban.
“Jangan mentang-mentang ketua Ormasnya menjabat Walikota juga jadi se-enaknya melakukan pembiaran seperti ini”tegasnya.
Informasi yang awak media dapatkan tenda tersebut dipasang pada hari kamis sore. (27/10/2022).
Saat dikonfirmasi melalui pesan whatsap ketua Ormas PP sekaligus Walikota Cilegon belum membalas, hingga berita ini di terbitkan belum ada informasi dari ketua Ormas PP kota Cilegon.




