PENJURU.ID| Kota Tangsel – Kepengurusan LD-NU Kota tangerang selatan periode 2020-2025 Ketua Panitia H. San Ridwan Maulana, MM Menyampaikan Hari ini pengurusan Lembaga Dakwah PCNU mengadakan seminar dengan tema “pemantapan dakwah Ala Nadhliyah untuk membangun ulama islamiyah dan ukhwah wathoniyah dalam bingkai kebhinekaan.” yang di laksanakan di gedung DPRD Tangsel.

Penanggung jawab bapak Rois Syuriah PCNU kota tangerang selatan.
Ketua Tanfidyah PCNU kota tangerang selatan.
Pembina KH.Kholisuddin yusa, Dr.Hasani Ahmad Said,MA, KH.Sirojul Munir, Masrur, S.Ag, Sya’ron mubarok
dan pengurus terdiri dari
Ketua : Ahmad Misbah, M.Ag.
Wakil ketua : Muhammad Zein,MA, Abdullah shomadni,s.pdi, Haryanto abbas, SQ, Kamil Falahi,S.Th.I, SS. M.Pd, H.San Ridwan maulana, S.PdI, SSI, MM.
Sekretaris : Majius Shulthoni,S.HI, Anwar Musaddad,MA, Ubay ubaydillah, MA, Ganda Muhyidin, Ahmad Firmansyah, Muntasir,SQ.MA.
Bendahara : Abdullah Faqih,S.PdI, Jaenal Arifin,s.PdI. Fauzul, S.PdI, H.Marjundi, H.Edi suharsongko,S.Ag.M.Pd. Nanang Mubarok,MA
Pendakwah Nahdlatul Ulama ala Ahlissunnah Wal Jamaah (Aswaja) harus mampu aktif mewarnai media-media untuk memberi konten-konten dakwah yang baik dan benar. Ini yg disampaikan oleh KH. Muhammad Taslim
Para dai NU harus menyampaikan konten dakwah yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Apa yang disampaikan kepada para jamaah harus valid dan sesuai dengan dalil hukum yang ada dalam Islam. Menurut Prof. Dr. Fuad Tohari, MA

Dai NU harus mengedepankan akhlak dengan menggunakan bahasa yang jelas dan beradab. Ia mengajak pendakwah NU menjauhi cara-cara dakwah yang menggunakan bahasa yang tidak sopan dan sering menyalah-nyalahkan tanpa dasar. “Rujukannya adalah yang dipakai oleh para ulama salafusshalihin,” menurut KH. Hasan Musthofi dalam closing Seminar.
(Adella)




