PENJURU.ID | Probolinggo – Yadnya Karo 2021 / 1943 saka sudah selesai dirayakan, dengan puncak ritual penutupan yaitu Nyadran, Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, juga melaksanakan ritual penutupan Karo dengan Ritual Nyadran. Sabtu (28/08/2021)
Masyarakat Desa Ngadirejo, berjalan bersama dengan memakai pakaian adat Tengger, serta tetap mematuhi protokol kesehatan, di iringi gamelan tradisional ketipplung menuju pemakaman adat di Desa Ngadirejo.
“Saya mengucapkan terimakasih kepada semua warga Desa Ngadirejo, yang telah melaksanakan Hari Raya Karo dengan lancar dan sukses sampai akhir kegiatan dengan melaksanakan puncak perayaan Karo dengan pelaksanaan Nyadran, Yadran sendiri di Desa Ngadirejo dilaksanakan di 3 Dusun, yaitu Dusun 1, Dusun 2, serta Dusun 3, semoga dengan kekompakan pelaksanaan Nyadran kali ini akan menambah Bhakti kepada Sang Hyang Pencipta, semakin dekat kepada leluhur masing masing, saya juga menghimbau kepada masyarakat selalu patuhi Protokol kesehatan, jelas,” PJ. Kepala Desa Ngadirejo, Rujiyanto S.sos.
“Nyadran merupakan akhir penutupan dari rangkaian pelaksanaan Yadnya Karo, untuk mendoakan para leluhur masing masing agar arwah leluhur bisa diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa, ritual Yadran dilaksanakan di makam makam adat yang ada di Desa Ngadirejo, Sebelumnya Nyadran dimulai Romo Pendeta Dukun Adat mendoakan terlebih dahulu, pungkas,” Dukun Adat Desa Ngadirejo, Sisto.
(Prasojo)





