PENJURU. ID | Jeneponto – Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Jeneponto terus membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan generasi muda dan lembaga pendidikan keagamaan.
Salah satunya melalui kegiatan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al-Hikam Pitape, Desa Bungungloe, Kecamatan Turatea, Senin (22/12/2025).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 14.30 Wita tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Jeneponto, AKP M. Natsir, S.Sos, bersama sejumlah personel Binmas.
Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan pesantren yang memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan moral generasi bangsa.

Dalam kesempatan itu, rombongan Sat Binmas menyerahkan bingkisan sebagai wujud empati dan perhatian dari Kapolres Jeneponto, AKBP Widi Setiawan, S.I.K., M.I.K., kepada keluarga besar Pondok Pesantren Al-Hikam.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hikam, Ustadz Ahmad Syafri, S.Ag., M.Ag., menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh jajaran Polres Jeneponto.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kunjungan serta bingkisan yang diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kesuksesan, dan umur panjang kepada Bapak Kapolres beserta seluruh jajaran Polres Jeneponto,” ujar Ustadz Ahmad Syafri.
Melalui Kasat Binmas, Kapolres Jeneponto AKBP Widi Setiawan juga menyampaikan pesan motivasi kepada para santri agar terus bersemangat dalam menuntut ilmu dan membekali diri dengan akhlak yang baik.
“Santri adalah calon pemimpin masa depan yang diharapkan mampu membawa Indonesia menjadi bangsa yang bermoral dan beradab. Oleh karena itu, tuntutlah ilmu dengan sungguh-sungguh,” pesan Kapolres.
Kapolres Jeneponto juga menegaskan komitmen Polri untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren, dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Polri bersama santri dan seluruh lapisan masyarakat bersatu untuk mewujudkan Kabupaten Jeneponto yang aman, damai, dan kondusif,” tegasnya.
Kegiatan sambang dan silaturahmi ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan lembaga pendidikan keagamaan, sekaligus menjadi sarana penanaman nilai-nilai hukum, toleransi, dan kedamaian kepada para santri sejak dini.





