PENJURU.ID | Nasional – Pandemi Covid-19 telah menyebar ke seluruh negara termasuk Indonesia, mengakibatkan banyak pengaruh dari beberapa segi kehidupan tak terkecuali di dunia perfilman. Sejumlah sineas Indonesia seperti Miles Films, Tanakhir Films, dan Base Entertaiment harus melewati banyak tantangan ketika perkembangan pasar film yang sedang pesat pada beberapa tahun terakhir.
Tantangan yang dialami sineas Indonesia dalam pembuatan film menjadi terhambat sehingga jadwal penayangannya dan rencana produksi pun terpaksa ditunda, kemudian bioskop-bioskop juga ditutup sementara waktu untuk mencegah penularan Covid-19. Meskipun demikian, pandemi ini juga memberikan peluang bagi sineas Indonesia untuk belajar mengembangkan film melalui layanan streaming.
Sutradara dari Miles Films, Riri Riza mengatakan “Peluangnya ada digital platform. Selama ini banyak cerita teralienasi dari bioskop. Bioskop berubah menjadi arena film-film major, selanjutnya banyak pembuat film independen dan produser yang emerging jadi bisa punya tempat lebih besar,” ucap Riri Riza dalam diskusi merayakan Keberagaman Film Indonesia.
Selain itu, Mandy Marahimin sebagai produser dari Tanakhir Films menganggap pandemi ini adalah sebuah peluang bagi Sineas Indonesia untuk belajar mengembangkan pasar film di masa pandemi Covid-19 ini. Film-film tersebut akan ditayangkan ke festival-festival film dalam maupun luar negeri yang dilaksanakan secara daring bahkan bisa diikuti dari rumah.
“Ini kesempatan untuk filmmaker muda karena pandemi bayak festival film dilakukan daring. Ini sarana edukasi yang baik, kita bisa liat banyak film dari rumah,” tutur Mandy Marahimin.
Perkembangan layanan streaming merefleksikan sineas Indonesia dengan adanya peluang yang terbuka di masa pandemi ini untuk membaca ulang strategi di masa mendatang. Riri Riza menggambarkan pikirannya tentang etika di kala produksi seperti sadar akan kesehatan di dalam lokasi, kondisi lingkungan, serta menjaga perilaku.
“Ini menjadi waktu jeda yang baik bagi pelaku industri untuk kembali memikirkan itu. Kesehatan, prosedur kerja. Semoga setelah ini sikap kami sebagai pembuat film terpengaruh dengan jeda yang terjadi,” pungkas Riri Riza.
Kemudian tanggapan lain datang dari produser Base Entertaiment, Shanty Haramain. Ia mempercayai semua peluang yang sineas rasakan serta pecinta film dengan layanan streaming di kala pandemi ini dan tidak akan menurunkan niatan terhadap bioskop.
“Pengalaman sinema itu beda sekali. Keduanya akan berjalan berdampingan karena memiliki pengalaman dan kebutuhan yang berbeda. Ke depan sinema sangat challenging tapi saya yakin penonton akan kembali dan diuntungkan dengan keduanya (bioskop dan layanan streaming),” ucap Shanty Haramain.
(Dina/Anisa)





