Luar Biasa, Rudi Pemuda Asal Jeneponto Hebohkan Warganet Dengan Rakitan Helikopter Hasil Karyanya Sendiri

PENJURU. ID | Jeneponto – Rudi sosok Pemuda asal jeneponto sempat hebohkan warganet dengan pesawat hasil karyanya merakit jenis Helikopter. Pasalnya tayang 60 menit ditonton ribuan warganet.

Hal itu bermula diketahui adanya pemilik akun Facebook milik Suardye Aja memposting jenis Helikopter yang sementara diuji coba dan berhasil menghidupkan baling-baling helikopter tersebut.

Di konfirmasi langsung, Rudi 23 tahun pria lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) asal Desa Allu Tarowang, Kecamatan Tarowang, Kabupaten Jeneponto Sulawesi-Selatan.

Iya mengatakan dirinya belajar merakit pesawat jenis heli dengan inisiatif nya sendiri secara otodidak. Dirinya mendapatkan pengetahuan tersebut dengan belajar sendiri tanpa melalui jalur kursus.

“Dari kecil memang saya senang lihat pesawat apalagi jenis helikopter, hal itu hingga saya penasaran dan berkeinginan belajar merakit sendiri. “ujar Rudi saat dikonfirmasi langsung dirumahnya, Minggu (28/08/2022) sekitar pukul 16.44 wita.

Sebelumnya, Setelah lulus SMK pada tahun 2017, Rudi diketahui punya latar belakang mekanik lantarang sang ayah seorang mekanik otomotif dan memiliki bengkel kecil dengan fasilitas seadanya saat itu tentunya wajar sang anak juga punya kemampuan didunia mekanik.

“Saya kan sering kali bantu-bantu orang tua dibengkel sehingga kalau hanya mengelas besi- saya kan sudah bisa bahkan memperbaiki mesin bukannya saya ahli tapi ada pengalaman sedikit. ” tutur Rudi

Diapun menjelaskan, jenis helikopter hasil karyanya itu dibuat dengan waktu yang cukup singkat selama 3 bulan, itupun dikerja secara bertahap lantaran keterbatasan alat yang ia gunakan.

“Dikerja selama 3 bulan, itupun dikerjakan secara bertahap karna hambatan alat dan juga disaat ada waktu karna kadang sibuk dibengkel. ” jelasnya

Selama dalam proses rakitannya, dia mengaku dirinya  kadang kala kesulitan, tapi kadang meminta petunjuk hanya lewat Youtube tentang cara-cara selanjutnya.

“Kadang juga bingung dan kesulitan,tapi saya buka YouTube untuk tau cara pembenahan selanjutnya. ” ungkapnya

Dia menyebutkan, hari ini, baling-baling “helikopter” itu sudah berputar. Namun, untuk uji terbang belum dilakukan karna takut menyalahi aturan.

“Baling-baling sudah berputar, namun belum di uji apakah mampu terbang atau tidak, selain itu juga mungkin butuh izin tertentu untuk mengurus tes terbang tersebut.” sebut Rudi

Tak lepas dari rasa bangga, Kepala Desa Allu Tarowang, Mansur menyebutkan dirinya sangat merespon dan memberi dukungan agar tetap mempertahankan karyanya itu.

“Tentunya selaku kepala desa siapa yang tidak bangga punya pemuda memiliki kemampuan menciptakan Helikopter seperti yang kita lihat saat ini. Walaupun belum terbang tapi sudah mirip Heli “ucap haru Kadesnya sendiri

Merasa kaget dan bangga, Mansur berharap kepada Pemerintah Kabupaten, Provinsi bahkan kepada Pemerintah Pusat agar diperhatikan demi terwujudnya hasil karya anak bangsa.

 “Meski belum bisa terbang, tapi nyata adanya bahwa kita juga mempunyai pemuda yang mampu berkarya menciptakan pesawat, mari wujudkan karya anak bangsa, jangan mengharapkan tenaga luar jikala kita juga punya orang yang pintar.”harap Mansur

Kondisi jenis Helikopter tersebut dengan panjang rangka kurang dari 4 meter menggunakan mesin Suzuki Carry berkapasitas 40 HP sehingga dalam proses biaya rakitan ditaksir puluhan juta rupiah.

Pewarta: Mail

Pos terkait