PENJURU.ID | Palu – Tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Keolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama Jatanras Resmob Polresta Palu berhasil mengungkap kasus perampokan yang terjadi di sebuah gerai BRI Link di Kota Palu.
Peristiwa yang terjadi di Jalan Veteran tersebut sempat menyita perhatian masyarakat dan langsung ditangani secara serius oleh aparat kepolisian.
Penyelidikan intensif dilakukan sejak kejadian pada Senin, 30 Maret 2026. Dalam proses pengungkapan kasus itu, petugas melakukan berbagai langkah penyelidikan mulai dari pengumpulan bahan keterangan (pulbaket), olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), hingga memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.
Selain itu, rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi turut dianalisis guna mengidentifikasi pelaku.
Dari hasil penyelidikan tersebut, petugas akhirnya menemukan titik terang.
Berdasarkan hasil pengembangan, tim gabungan berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial MF.
Pelaku ditangkap pada Rabu malam, 1 April 2026 sekitar pukul 23.30 WITA di Jalan Garuda, Lorong Swadaya, Kelurahan Tanamodindi, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu.
Usai diamankan, pelaku langsung dibawa ke Posko Resmob untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam interogasi awal, MF mengakui perbuatannya melakukan aksi perampokan di gerai BRI Link tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa barang bukti yang digunakan dalam aksi kejahatan itu telah dibuang ke sungai di sekitar Jalan Merpati guna menghilangkan jejak.
Dari keterangan sementara yang diperoleh penyidik, motif pelaku melakukan aksi perampokan diduga karena kebutuhan mendesak untuk membiayai pengobatan salah satu anggota keluarganya.
Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Pol Djoko Wienartono diwakili Kasubbid Penmas Kompol Reky Moniung membenarkan penangkapan tersebut.
Ia menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja cepat dan sinergi antara Ditreskrimum Polda Sulteng dan Resmob Polresta Palu.
“Kami memastikan bahwa setiap tindak kriminal yang meresahkan masyarakat akan ditindak secara tegas dan profesional. Penangkapan ini merupakan hasil kerja keras tim di lapangan yang bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga pelaku berhasil diamankan,” ujarnya.
Kasubbid Penmas juga menegaskan bahwa pihaknya masih terus melakukan pengembangan penyidikan untuk melengkapi alat bukti serta menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam aksi tersebut.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui atau melihat adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar. Dukungan dan kerja sama masyarakat sangat penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif,” tambahnya.
“Kami berharap dengan terungkapnya kasus ini, masyarakat dapat merasa lebih aman serta semakin meningkatkan peran aktif dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” pungkasnya. (*)





