PENJURU.ID |Probolinggo – Komandan Kodim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono bersama jajaran Forkopimda dan sejumlah pihak menghadiri kegiatan grand opening Seven Beach Festival 2026 di Pantai Bentar, Desa Curah Sawo, Kecamatan Gending yang difasilitasi oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Pemkab Probolinggo.
Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono mengatakan, Seven Beach Festival tahun 2026 merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam mempromosikan potensi wisata pesisir. Khususnya tujuh destinasi pantai yakni Pantai Bohay, Bahak, Klasik, Bentar, Gili Ketapang, Greenthing dan Pantai Duta guna meningkatkan daya tarik pariwisata daerah.
“Pelaksanaan Seven Beach Festival dari tangga 7 hingga 15 November 2026 dan berpotensi meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan aktivitas UMKM, membuka peluang usaha serta memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Probolinggo,” kata Letkol Inf Ribut Yodo Apriantono, Minggu (8/11).
Perwira dengan tanda pangkat dua melati emas di pundak ini mengungkapkan, bahwa keterlibatan BUMN, pihak swasta dan stakeholder terkait melalui dukungan program CSR menunjukkan adanya sinergi dalam pengembangan sektor pariwisata, pemberdayaan masyarakat pesisir serta peningkatan infrastruktur dan fasilitas destinasi wisata.
“Namun demikian, perlu diperhatikan juga kesiapan sarana dan prasarana, pengaturan arus lalu lintas, keamanan serta ketertiban pengunjung guna mengantisipasi terjadinya gangguan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Bupati Probolinggo Muhammad Haris mengajak seluruh OPD dan stakeholder untuk terus mempromosikan potensi Kabupaten Probolinggo guna mewujudkan Probolinggo SAE (Sejahtera, Amanah, dan Religius).
Kabupaten Probolinggo memiliki potensi wisata unggulan, meliputi pantai, pulau, danau, air terjun, serta pegunungan yang dapat dikembangkan sebagai penggerak ekonomi daerah dengan konsep pariwisata 3B yaitu Bromo (pegunungan), Bentar (pantai) dan Bremi (perbukitan dan danau) dengan harapan Kabupaten Probolinggo menjadi destinasi wisata yang mampu menarik wisatawan untuk tinggal lebih lama.
Kami juga mengapresiasi dukungan BUMN dan pihak swasta melalui program CSR sebagai mitra atau bapak asuh destinasi wisata dalam mendukung penyelenggaraan event Seven Beaches selama tujuh hari meskipun terdapat keterbatasan anggaran daerah.
“Semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan guna meningkatkan kunjungan wisatawan, menggerakkan UMKM, membuka peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menekan angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo,” ungkapnya.
Sementara Direktur Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) serta Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Keberlanjutan di Badan Pengaturan BUMN Edi Eko Cahyono mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Probolinggo atas terjalinnya kolaborasi dan sinergi lintas sektoral bersama BUMN dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pemberdayaan masyarakat pesisir.
BUMN bersama Danantara berkomitmen untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat melalui dukungan pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana, pengembangan UMKM, pemberdayaan masyarakat serta pelestarian lingkungan.
“Kegiatan Seven Beach Probolinggo diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi seluruh pihak dalam menjadikan kawasan pesisir sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, ruang pemberdayaan masyarakat serta kawasan lingkungan yang lestari bagi generasi mendatang,” jelasnya.
(Prasojo)





