Ngurah Harta Berbagi Tali Asih Bentuk Kepedulian Sosial Lakukan Tindakan Nyata Aksi Sosial di Tengah Terjangan Pendemi Covid-19

  • Whatsapp

PENJURU.ID| BALI -Pinisepuh Perguruan Spiritual Sandhi Murti, I Gusti Ngurah Harta melakukan tindakan nyata berbagi tali kasih, sebagai bentuk kepedulian sosialnya, berupa “Bagi-Bagi Sembako, Sayur Mayur, sekaligus Bedah Rumah” di tengah terjangan Pagembluk pendemi Covid-19, hari ini Selasa, 20 Juli 2021 kepada masyarakat Bali, yang terkena dampak pandemi Covid-19, bertempat di Paksebali, Klungkung dan Karangasem.

Ngurah Harta tak main-main, terjun langsung ke lapangan, melihat kondisi “Semeton Bali” yang mengalami keterpurukan ekonomi, akibat terkena dampak pandemi Covid-19.

“Acara “Aksi Peduli Sosial” berupa pembagian sembako telah dilakukan, seminggu lalu. Selain itu saya mengambil “Sayur Mayur”, untuk disumbangkan pada masyarakat, yang sedang menjalankan PPKM Darurat, yang bertujuan, agar masyarakat tidak keluar rumah,” kata Ngurah Harta saat di konfirmasi jurnalis penjuru.id, Selasa (20/07) melalui sambungan telepon.

Sementara, salah satu “Warganet” lewat akun FB “Tu Kartana”, mengungkapkan rasa salut dan terima kasihnya atas upaya Ngurah Harta membantu “Semeton Bali” sekaligus membantu program pemerintah, dalam meringankan beban hidup masyarakat yang kurang mampu. “Salut dan mantap dengan salah satu “Tokoh Masyarakat” dan juga “Pinisepuh Sandi Murti”.

Terima kasih Turah Harta atas sumbangsih telah membantu memberikan sembako serta uang tunai Rp.200 ribu. Mudah-mudahan, masyarakat yang mampu, bisa ikut membantu pemerintah, untuk meringankan beban masyarakat yang kurang mampu,”sebut akun FB, Tu Kartana.

Selanjutnya, diakui Ngurah Harta, setelah berembug dengan anak-anak Sandhi Murti, pihaknya juga melakukan program “Bedah Rumah”.

“Kita lihat ada yg tidak punya rumah,lalu Kita rembug dengan “Anak-Anak Sandhi Murti” untuk membantu buatkan rumah. Program “Bedah Rumah” ini, kami lakukan pada warga di Paksebali, Klungkung yang tidak punya rumah,” kata Ngurah Harta.

Walaupun, dirinya dibilang “Caleg Gagal”, saat maju tahun 2019, tetapi, begitu melihat “Semeton Bali”, yang tidak memiliki rumah, Ngurah Harta tergerak hatinya, lalu berinisiatif, untuk membangun rumah, untuk “Semeton Bali” yang tidak punya tempat tinggal,” ungkap Ngurah Harta.

Kemudian, Ngurah Harta mempertanyakan, bagaimana jika Kita menyuruh “Semeton Bali” hanya diam di rumah saja, sementara, rumah saja tidak punya?,” ujarnya.

Melihat kondisi “Semeton Bali”, Ngurah Harta menyebutkan kesediaannya membantu program pemerintah, untuk meringankan beban rakyat Bali.

“Mumpung ada rejeki, kita bantu “Rakyat Bali” dan mengetuk hati para “Anggota Dewan”, agar bisa membantu masyarakat Bali meringankan beban mereka, terutama masalah dapur, disaat PPKM Darurat.

“Teman-teman di “Dewan (DPRD), terima gaji berkat rakyat Bali, khususnya yang dari Bali. Sekarang, saatnya, Kita bantu “Semeton Bali”, untuk meringankan beban hidup mereka,” jelasnya.

“Saya yang tidak terima uang pemerintah saja, punya inisiatif meringankan beban rakyat Bali,” pungkasnya.(Nayaka Penjuru)

Pos terkait