PENJURU.ID | Probolinggo – Rutan Kraksaan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur kembali menggelar latihan rutin hadrah yang diinisiasi oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) di lingkungan rutan. Kegiatan ini diikuti oleh warga binaan sebagai bagian dari pembinaan keagamaan sekaligus pengembangan bakat seni religi. Sabtu (04/04).
Kepala Rutan Kraksaan, Galih Setiyo Nugroho, menegaskan bahwa latihan hadrah bukan sekadar aktivitas seni, tetapi sarana pembinaan karakter. “Latihan hadrah ini menjadi media pembinaan spiritual dan pembentukan karakter disiplin. Kami ingin warga binaan tidak hanya kuat secara mental, tetapi juga memiliki keterampilan positif yang bermanfaat,” ujar Galih.
Kasubsie Pelayanan Tahanan, M. Yasin, menyampaikan bahwa latihan rutin ini juga memberikan dampak psikologis yang baik bagi warga binaan. Pembinaan melalui seni religi mampu menghadirkan suasana yang lebih tenang dan harmonis. “Kegiatan hadrah memberi ruang ekspresi sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri. Kami melihat antusiasme warga binaan sangat tinggi setiap kali latihan digelar,” ungkapnya.
Kegiatan ini sebagai upaya menghadirkan pembinaan yang berorientasi pada aspek spiritual, emosional, dan sosial warga binaan. Harapannya, melalui latihan hadrah yang konsisten, warga binaan dapat memperkuat nilai-nilai keimanan, membangun kedisiplinan, serta memiliki bekal positif saat kembali ke masyarakat. (Pras)





