PENJURU.ID | Tangerang – Mahasiswa Magister Program Studi Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang (Unpam) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) di Desa Dangdang, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (22/10/2026). Kegiatan yang melibatkan 197 peserta dari unsur masyarakat, mahasiswa, dosen, dan perangkat desa ini menghadirkan edukasi dan pendampingan bagi empat kelompok sasaran, yakni lanjut usia (lansia), ibu dan balita, remaja, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Mengusung tema “Pendampingan Manajemen Tata Kelola dan Kemitraan Antar Lembaga Desa dalam Program Edukasi Masyarakat”, kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Program tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan akademik sekaligus membangun interaksi dan kolaborasi dengan masyarakat sesuai kebutuhan di lingkungan desa.
Kegiatan yang dipusatkan di Kantor Desa Dangdang itu diawali dengan doa yang dipimpin Nanang Kurniawan. Acara dilanjutkan dengan laporan ketua panitia, Hilman Indra Pura, yang menyampaikan maksud dan tujuan kegiatan serta jumlah peserta yang terlibat. Setelah itu, perwakilan Pemerintah Desa Dangdang, Tata, memberikan sambutan sebelum kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang, Dr. Yulita Pujilestari, S.H., M.H. Sejumlah dosen Program Pascasarjana Program Studi Manajemen Pendidikan Unpam turut menghadiri kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Tata menyampaikan terima kasih kepada Universitas Pamulang, khususnya Program Studi Magister Manajemen Pendidikan, yang telah menyelenggarakan kegiatan pengabdian di Desa Dangdang. Ia menegaskan kesiapan pemerintah desa untuk mendukung dan memfasilitasi seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Universitas Pamulang, para dosen, dan mahasiswa yang telah hadir serta berbagi pengetahuan dengan masyarakat Desa Dangdang. Pemerintah desa siap mendukung dan memfasilitasi kegiatan ini dari awal hingga selesai. Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi menjadi awal kerja sama berkelanjutan antara perguruan tinggi dan pemerintah desa untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kesejahteraan masyarakat,” ujar Tata.
Ketua Program Studi Magister Manajemen Pendidikan Unpam, Dr. Yulita Pujilestari, S.H., M.H., secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, ia menyapa para peserta, termasuk kelompok lansia yang hadir pada acara pembukaan. Ia juga memberikan hadiah kepada peserta yang datang lebih awal sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka.
Yulita berharap kegiatan PKM dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Dangdang sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya mengembangkan pemahaman akademik, tetapi juga memperoleh pengalaman dalam mengidentifikasi kebutuhan masyarakat, membangun komunikasi, dan melaksanakan program edukasi secara langsung.
Pelaksanaan PKM kemudian dibagi menjadi empat kelompok dengan lokasi dan narasumber yang disesuaikan dengan sasaran peserta. Kelompok lansia mengikuti kegiatan di lingkungan Desa Dangdang dengan menghadirkan Rian Subakti dari Logos Village sebagai narasumber. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh motivasi dan berinteraksi secara langsung dengan narasumber.
Kelompok UMKM mengikuti pendampingan di posko UMKM Desa Dangdang bersama Hanny dan tim mahasiswa. Adapun kelompok ibu dan balita mendapatkan pendampingan di posko Posyandu Desa Dangdang dengan narasumber Marthila dari Rumah Biru Klinik Tumbuh Kembang. Sementara itu, kelompok remaja mengikuti edukasi perawatan wajah di SMK Bina Insani Cisauk dengan menghadirkan Rianti dari Emina Kosmetik.
Pembagian kegiatan berdasarkan kelompok sasaran tersebut memungkinkan materi edukasi disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing peserta. Sepanjang kegiatan, peserta menunjukkan antusiasme melalui diskusi dan interaksi bersama narasumber. Mahasiswa juga terlibat dalam mendukung pelaksanaan program agar kegiatan berlangsung menarik dan partisipatif.
Wakil Kepala Sekolah SMK Bina Insani Cisauk, Dinda Triningrum, menilai edukasi perawatan wajah relevan bagi siswa, terutama sebagai bekal untuk mempersiapkan diri memasuki dunia kerja dan bisnis. Menurutnya, pengetahuan mengenai perawatan diri dapat mendukung kesiapan siswa dalam membangun penampilan profesional di lingkungan kerja.
“Pembelajaran tentang perawatan wajah ini sangat penting dilakukan di dunia perkantoran dan bisnis sehingga sangat bermanfaat bagi siswa-siswi kami,” ujar Dinda.
Apresiasi juga datang dari peserta kelompok lansia, UMKM, serta ibu dan balita. Peserta lansia menyambut positif kegiatan yang memberikan motivasi dan kesempatan berinteraksi dengan narasumber. Sementara itu, peserta dari kelompok UMKM dan ibu balita menilai kegiatan tersebut memberikan pengalaman edukatif yang bermanfaat. Kreativitas mahasiswa dalam menyelenggarakan kegiatan serta pemberian hadiah kepada peserta turut menambah antusiasme selama acara berlangsung.
Sejumlah peserta berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin sehingga manfaat edukasi dan pendampingan dapat dirasakan secara berkelanjutan. Harapan tersebut menjadi masukan bagi penyelenggara untuk mengembangkan program pengabdian yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan ini didukung oleh perangkat Desa Dangdang, sivitas akademika Universitas Pamulang, para dosen, mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Pendidikan kelas 01MPDM003 angkatan keenam, SMK Bina Insani Cisauk, pelaku UMKM, serta pengelola Posyandu Desa Dangdang. Dukungan juga diberikan oleh sejumlah mitra, yaitu Emina Kosmetik, Erlangga, Rumah Biru Klinik Tumbuh Kembang, dan Logos Village.
Panitia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, lembaga pendidikan, pelaku usaha, dan mitra terkait diharapkan dapat memperkuat penyelenggaraan edukasi masyarakat yang sesuai dengan kebutuhan lokal.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa S2 Program Studi Manajemen Pendidikan Unpam memperoleh pengalaman dalam melaksanakan pengabdian, membangun komunikasi dengan masyarakat, serta menjalin kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kontribusi perguruan tinggi dalam memperluas akses edukasi dan pendampingan bagi masyarakat desa.
Mahasiswa S2 Program Studi Manajemen Pendidikan
Universitas Pamulang
(Kelas 01MPDM003, Angkatan 6)
(Rls)




