KUA Kecamatan Tarowang Gelar Bimbingan Perkawinan Mandiri bagi Calon Pengantin

PENJURU. ID | Jeneponto – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tarowang melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan Mandiri bagi calon pengantin (Catin) pada Kamis, 21 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung di aula KUA Kecamatan Tarowang dan diikuti oleh enam pasang calon pengantin.

Para Catin telah melakukan proses pendaftaran dan dinyatakan lengkap secara administrasi oleh penghulu pemeriksa berkas, sesuai ketentuan Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 22 Tahun 2024. Setelah dinyatakan memenuhi syarat, kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman kehendak nikah berdasarkan PMA Nomor 20 Tahun 2019 Pasal 8, serta pelaksanaan kursus Bimbingan Perkawinan (Bimwin).

Kegiatan Bimwin ini dipandu oleh Hajrul Aswad, S.H., yang bertindak sebagai moderator. Materi pertama disampaikan oleh Ahmad, S.Ag., yang membahas tentang pentingnya bimbingan perkawinan, pengelolaan hubungan dalam rumah tangga, prinsip kesetaraan, serta tugas dan tanggung jawab suami istri.

Materi kedua disampaikan oleh KH. Aripin, S.Pd., yang menguraikan tata cara mandi wajib (mandi junub) sesuai syariat Islam, prosesi ijab kabul, pemahaman dinamika perkawinan, persiapan membentuk generasi berkualitas, serta strategi membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Akhmad, S.HI., selaku Penyusun Bahan Materi Penyuluhan di KUA Kecamatan Tarowang, menjelaskan bahwa bimbingan perkawinan merupakan langkah penting dalam membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan keterampilan untuk membina rumah tangga yang harmonis dan tangguh.

“Bimbingan perkawinan adalah upaya untuk membekali calon pengantin dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan untuk membangun keluarga yang harmonis dan bahagia, serta mampu menghadapi tantangan dalam kehidupan pernikahan,” ujarnya.

Para peserta mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Mereka menyampaikan harapan agar ilmu yang diperoleh dalam kursus Bimwin dapat menjadi bekal untuk membangun keluarga yang kokoh, rukun, dan penuh kasih sayang.

“Kami berharap, melalui bimbingan ini, kami bisa membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah,” ungkap salah satu peserta.

Pos terkait